Baru 98.617 Warga Lakukan Vaksin Booster

Warga Palembang sedang menerima vaksinasi Covid-19.

Palembang, Sumselupdate.com – Sama seperti proses vaksinasi ke dosis pertama dan kedua, booster pun melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Namun, nampaknya masyarakat masih ragu sehingga capaiannya pun sedikit.

Sementara jika dibandingkan dengan vaksinasi dosis ke 2 atau lengkap, capaiannya sudah lebih dari 78 persen atau lebih dari 970 ribu. Sementara saat ini ada aturan baru pemerintah pusat bahwa booster bisa dilakukan setelah 3 bulan vaksin lengkap, tidak lagi 6 bulan.

Read More

Plt Kabid Kesmas Dinkes Kota Palembang, Arfansah mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palembang per 26 Febuari 2022 capaian vaksinasi booster masih berada diangka 7,94 persen atau sekitar 98.617.

“Untuk capaian vaksinasi ini memang masih kecil dari target kita yakni sebanyak 1,2 juta orang,” katanya.

Namun, secara keseluruhan untuk vaksinasi dosis pertama sudah mencapai nyaris 100 persen yakni di 98,13 persen atau sebanyak 1.217.657 orang yang sudah divaksin.

“Dan untuk dosis dua yakni sebesar 79, 23 persen atau 983.170 yang telah divaksin,” katanya.

Karena itu, pihaknya terus berupaya untuk mengejar capaian vaksinasi ini untuk semua mulai dosis 1 hingga booster agar segera tercapai.

“Dan untuk booster ini memang secara rinci nakes sudah 98 persen dan untuk lansia baru 10 persen,” katanya.

Lanjut dia, saat ini juga telah ada aturan baru bahwa vaksinasi booster bisa dilakukan setelah tiga bulan dari vaksin kedua.

“Sebelumnya ini kan setelah enam bulan dan sekarang setelah tiga bulan juga boleh dilakukan vaksinasi booster ini,” katanya.

Sementara itu, Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi booster ini.

“Ya, vaksinasi terus kita lakukan dan kita kejar. Namun secara keseluruhan vaksinasi dosis pertama dam kedua kita sudah baik hanya saja capaian vaksinasi booster kita masih rendah dan ini yang perlu kita kejar,” katanya.

Ia juga meminta agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat dan jangan lupa untuk tetap menerapkan 3M. Sebab saat ini seluruh kecamatan ada di zona orange/ resiko sedang dengan kasus aktif 8.153.

“Terutama saat kemana-mana dan dimana saja harus pakai masker dan jaga jarak,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.