Banyak Nakes Wafat, Ketua Satgas Covid-19: Mereka Perlu Istirahat

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo

Jakarta, Sumselupdate.com Ketua Satgas Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo prihatin dengan terus meningkatnya angka penderita Covid-19. Di mana korban terpapar virus bukan hanya masyarakat biasa, namun juga dokter dan tenaga medis.

Atas dasar itu, Doni mengajukan gagasan pembentukan Bidang Perlindungan Tenaga Kesehatan pada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional. Karena dari data per 28 Desember 2020, total ada 507 nakes dari 29 provinsi di Indonesia yang meninggal saat bertugas melawan pandemi.

Bacaan Lainnya

Salah satu tugas Bidang Perlindungan Tenaga Kesehatan pada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional adalah mengatur jadwal kerja dan libur para tenaga kesehatan. Hal dianggap perlu agar kesehatan para tenaga kesehatan tetap terjaga saat bertugas.

“Tenaga kerja kesehatan beristirahat atau libur, itu bukan hak, tapi wajib,” tegas Doni, Kamis (31/12/2020) seperti dikutip dari laman vivanews.

Ketua Gugus Tugas COVID-19, Doni Monardo
Pada prinsipnya, program pembentukan Bidang Perlindungan Tenaga Kesehatan tadi sudah mendapat persetujuan dan dukungan para pihak terkait. Termasuk dari KPCPEN dan Menkes. Diharapkan, bidang perlindungan nakes ini bisa efektif bekerja awal tahun 2021.

Ia meminta semua yang diperlukan terkait protap atau SOP segera disiapkan. Dan harus diatur mekanisme dokter beristirahat.

“Misalnya, setelah tiga bulan bekerja terus-menerus, wajib istirahat selama seminggu. Selama istirahat, semua kebutuhan dipenuhi. Penghasilan tetap diberikan secara penuh,” ujarnya.

Jika perlu diatur fasilitas penunjang lain. Misal, jika nakes hendak berlibur maka airlines, kereta api, hotel, wajib memberi diskon sampai 50 persen. Dan yang terpenting, manakala nakes sakit, harus mendapatkan prioritas penanganan. (adm3/vvn)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.