Martapura, sumselupdate.com – Ratusan hektar sawah dan tanaman palawija, serta puluhan rumah warga di desa Saung Dadi kecamatan Buay Pemuka Peliung terendam banjir. Ketinggian air hingga mencapai lutut orang dewasa. Banjir yang terjadi tersebut membuat ratusan hektar sawah dan tanaman milik warga mengalami kerusakan.
Dituturkan Parman salah satu petani mengeluhkan, banjir yang menerjang sebagian wilayah desa Saung Dadi menyisakan duka bagi para petani tanaman padi.
“Puluhan hektar sawah yang terkena dampak banjir bandang terancam gagal panen dan tidak bisa bercocok tananam lagi sebab air masih menggenangi areal persawahan. Hampir setiap tahunnya sawah kami terendam banjir di saat musim penghujan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, kepala dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Msg Habibulah menjelaskan pihaknya mengupayakan bantuan terhadap warga yang rumah dan lahan tanamannya yang terkena banjir. Apa bila banjir tersebut menggenang selama tiga hari, Selasa (8/1/2019).
“Kami akan mengirim bantuan jika banjir tersebut menggenangi areal lahan persawahan dan pemukiman warga selama tiga hari dan ada beberapa warga yang menggungsi. Sejauh ini banjir di OKU Timur hanya sekali lewat artinya saat hujan banjir dan kurang lebih 24 jam banjir akan surut”, katanya.
Dirinya pun menghibau kepada warga yang menjadi korban banjir jangan panik dengan kondisi banjir dadakan ini, “Pihaknya akan tetap memantau kondisi di lapangan,” pungkasnya. (mat)











