Banjir Bandang dan Tanah Longsor Hantam OKU Selatan, 1 Warga Meninggal, 2 Orang Terluka

Kamis, 9 November 2017
Banjir bandang memutuskan jembatan gantung yang baru saja selesai dibangun melalui dana APBD Dana Desa di Kabupaten OKU Selatan, Kamis (9/11/2017) sore.

Muaradua, Sumselupdate.com – Tingginya intensitas hujan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, mengakibatkan bencana longsor dan banjir bandang di dua desa yakni Desa Cukohnau dan Desa Pulau Kemuning, Kecamatan Sungai Are, Muaradua, OKU Selatan, Kamis (9/11/2017) sore.

Akibat musibah ini tiga warga menjadi korban. Satu warga meninggal dunia dan dua orang luka-luka. Kemudian satu bangunan jembatan gantung hanyut diterjang banjir.

Read More
Seorang warga melintasi jalan yang tertimbun tanah longsor.

Warga Muaradua, Syamsul Fikri mengatakan, banjir bandang dan tanah longsor  tak hanya merenggut korban jiwa, namun merusak rumah warga serta lahan pertanian.

“Kejadian berlangsung sejak pukul 16.00 hari ini,” katanya.

Sedangkan Camat Sungai Are, Alkaf Najmi mengatakan, bahwa terdapat dua bencana pada sore tadi.

“Memang benar terjadi longsor di Desa Cukonau Kecamatan Sungai Are dengan yang menimpa rumah warga, satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka,” katanya.

Selain bencana longsor tersebut menurutnya , ada pula bencana banjir bandang di Desa Pulau Kemuning Kecamatan Sungai Are.

Namun tidak ada korban jiwa dalam banjir bandang tersebut.

Akan tetapi jembatan gantung yang baru saja selesai dibangun melalui dana APBD Dana Desa (DD) ikut terhanyut. (ery)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts