Bangun Rumah Singgah, Cara Dinsos OKU Atasi Orang Gila dan Pengemis

Rabu, 19 Februari 2020
Firdaus SE Sekretaris Dinsos OKU

Baturaja, Sumselupdate.com – Untuk mengatasi masalah banyaknya orang gila berkeliaran dan pengemis yang berkeliaran di dalam Kota Baturaja, Dinas Sosial Ogan Komering Ulu membangun rumah singgah. Rumah sunggah ini masih dalam tahap pembangunan dan direncanakan rampung pada tahun 2021.

Kepala Dinas Sosial kabupaten OKU Saiful Kamal melalui sekretarisnya Firdaus saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan rumah singgah yang berlokasi di Jalan Genesa Desa Kecamatan Baturaja Timur sekarang pembangunannya hampir rampung.

Read More

Rumah singgah sementara ini, lanjutnya akan digunakan untuk berbagai keperluan. Pertama, kata Firdaus untuk menampung masyarakat yang mengalami gangguan jiwa yang tidak ada alamat dan keluaraga. “Mereka kita inapkan dua atau tiga hari setelah itu kita kirim ke Palembang untuk dilakukan pengobatan,” paparnya.

Kedua, rumah singgah sementara itu digunakan untuk menampung orang terlantar. “Mereka akan diinapkan sambil kita mencari data keluarga, setelah kita dapatkan alamat asal mereka dan keluarga kita akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial tempat asal mereka, selanjutnya Dinsos tempat mereka yang akan menemui keluarga orang tersebut,” lanjutnya.

Ketiga, diperuntukan bagi orang gila yang berkeliaran di tempat-tempat umum. “Orang tersebut kita tangkap dan setelah itu dlanjutkan untuk berobat kedinas kesehatan setempat,” tambahnya.

Peruntukan yang keempat, jelas Firdaus, yakni bagi anak jalan, pengemis dan anak punk. “Mereka ini akan kita istirahatkan sementara dalam dua sampai tiga malam, sambil menungu keluaraganya. Mereka yang masih di bawah umur akan di sekolahkan dengan cara MoU dinas pendidik, sedangkan yang memang sudah dewasa akan kita berikan pengarahan setelah itu kita serahkan dengan keluarganya,” tambah Firdaus lagi.

Dengan seperti ini, lanjut Firdaus, diharapkan tidak ada lagi saling kirim antara kabupaten dengan kabupaten lain untuk masalah orang gila dan sebagainya.

Firdaus juga mengimbau agar masyarakat tidak membantu atau memberi pengemis yang sering berkeliling dalam kota. “Pengemis itu tidak akan betah kalau memang tidak ada yang memberinya kerena mereka tidak ada penghasilan dengan seperti ini lambat laun mereka akan pergi dengan sendirinya,” pungkasnya.(Arm)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts