Phnom Penh, Sumselupdate.com – Seorang anak perempuan berusia 3 tahun dari Provinsi Kampong Speu, Kamboja bagian barat, dikonfirmasi terinfeksi flu burung jenis H5N1. Kasus ini menambah total infeksi flu burung pada manusia di negara tersebut menjadi 16 kasus sepanjang tahun 2025.
Kementerian Kesehatan Kamboja dalam pernyataannya pada Kamis (16/10) malam waktu setempat menyebutkan, hasil laboratorium dari Institut Kesehatan Masyarakat Nasional yang keluar pada 15 Oktober menunjukkan bahwa anak tersebut positif terjangkit virus H5N1.
Pasien mengalami gejala demam, diare, batuk, dan sakit perut. Saat ini, ia tengah menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim medis. Anak perempuan itu diketahui merupakan warga Desa Chek, Distrik Basedth, Provinsi Kampong Speu.
Berdasarkan hasil penyelidikan, sejumlah ayam dan bebek di rumah korban serta milik tetangganya mati akibat penyakit sekitar sepekan sebelum korban jatuh sakit. Otoritas kesehatan kini tengah menelusuri sumber penularan dan memantau orang-orang yang sempat melakukan kontak dengan pasien guna mencegah penyebaran lebih luas.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah setempat juga telah membagikan Tamiflu (oseltamivir), obat antivirus yang digunakan untuk menekan penyebaran flu burung, kepada warga yang memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien.
Hingga pertengahan Oktober 2025, Kementerian Kesehatan Kamboja mencatat 16 kasus flu burung H5N1 pada manusia, dengan lima di antaranya berakhir meninggal dunia.
(**)











