PALI, Sumselupdate.com – Seringnya bencana banjir melanda warga di RT3/1, Talang Pipa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, membuat pemerintah setempat bakal merelokasi warga di kawasan padat penduduk tersebut.
Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony SKom MM mengatakan saat ini pihaknya sedang mendata warga yang berada di bantaran Sungai Abab tersebut untuk dipindahkan ke tempat yang lebih layak dan bebas banjir.
“Saat ini kita sedang melakukan pendataan. Nantinya, mereka akan kita tempatkan di tempat yang layak dan paling utama bebas bencana banjir,” paparnya.
Terkait adanya rencana relokasi tersebut, Hardin, Lurah Talang Ubi Barat menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan sosialisasi ke warga dan diketahui baru ada 14 warga yang setuju, dari 50 warga yang rencananya akan direlokasi.
Ia menjelaskan, untuk relokasi tersebut, pihaknya menyediakan ganti rugi berupa bangunan rumah tipe 36 (6×6) dengan tanah seluas 10×20 meter.
“Dari Dinas PU Perumahan mungkin disalurkan aliran listrik dan aliran PDAM. Kita berharap warga mau direlokasi, agar Sungai Abab bisa normal dan tidak terjadi lagi banjir jika hujan deras,” ujarnya saat dihubungi Sumselupdate.com, Minggu (19/2/2017).
Ditambahnkan Ketua RW3 Talang Pipa, Erlan Sugianto bahwa sosialisasi tahap pertama memang sudah dilakukan pemerintah daerah. Namun, saat ini sebagian besar masih lebih memilih tetap bertahan.
“Alasan mereka lokasi yang ditunjuk untuk dijadikan tempat tinggal berada di sekitar Simpang Bandara, Kelurahan Handayani Mulya cukup jauh dari tempat usaha dan sekolah anak-anak mereka. Sejauh ini baru itu alasan warga yang menolak,” jelasnya.
Namun, dirinya meyakinkan, dengan adanya sosialisasi tahap kedua yang akan dilakukan pemerintah, mudah-mudahan bisa membuka pintu hati warga untuk direlokasi. (adj)











