Asian Games 2018, Pemkab PALI Siapkan Bandara Untuk Back Up SMB II

Pesawat Shusi Air ketika mendarat di Lapter Eks. Stanvac beberapa waktu lalu

PALI, Sumselupdate.com – Lapangan Terbang (Lapter) eks. PT. Stanvac Indonesia yang terletak di kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) semakin diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten PALI di bawah pimpinan Ir. H. Heri Amalindo, MM.

Bahkan, dalam satu kesempatan, Bupati PALI menegaskan siap menjadi bandara kedua untuk memback up Bandara Internasional Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II kota Palembang ketika berlangsungnya perhelatan akbar Asian Games 2018 mendatang.

Bacaan Lainnya

Dengan panjang landasan sekitar 1.800 meter ini, Lapter eks. Stanvac ini siap digunakan ketika Pesta olahraga se-Asia tersebut digelar. Karena sebagian pengamat memprediksi jumlah pesawat yang mendarat di bandara internasional SMB II tidak akan bisa menampung seluruh pesawat yang datang di kota pempek itu.

“Kami berencana akan menambah landasan menjadi 3.000 meter agar Bandara di kabupaten PALI bisa layak dan digunakan untuk mendaratkan pesawat yang lebih besar lagi,” kata Heri, Jumat (15/7).

Mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sumsel ini juga meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi di Bumi Serepat Serasan akan cepat meningkat jika Lapter eks. Stanvac itu segera diaktifkan kembali.

“Apalagi sudah beberapa kali bandara kita digunakan untuk mendaratkan pesawat dan semuanya sukses. Ke depan menyongsong Asian games kami akan menambah landasan dan membenahi sarana yang lain agar Bandara kita layak dan bisa dijadikan pendaratan pesawat jenis boing,” jelas Heri.

Lebih lanjut, suami dari Hj. Sri Kustina ini mengatakan bahwa memanfaatkan momen besar seperti Asian games, adalah kesempatan PALI untuk bisa menarik perhatian dunia bahwa PALI punya potensi.

“Kesempatan ini jangan kita sia-siakan, karena kita mempunyai banyak segudang potensi dimana PALI pernah mengalami kejayaan dan terkenal di dunia di era 70an bahwa disini pernah menjadi penghasil minyak terbesar di Asia tenggara, dan kesempatan untuk mengangkat serta menarik minat investor untuk datang ke PALI terbuka lebar, caranya dengan membuka bandara ini,” imbuhnya.

Bukan tidak mungkin, sambung Heri, kedepan Bandara di PALI menjadi bandara internasional dan menjadi Embarkasi haji.

“Semakin hari manusia semakin padat, dan tidak mungkin Bandara yang ada di Palembang bisa menampung semuanya. Dari sekaranglah kita harus memanfaatkan aset ini supaya bisa menopang dan menjadi Bandara internasional bahkan menjadi Embarkasi haji yang melingkupi kabupaten di sekitar kita, karena PALI letaknya di tengah-tengah dan menjadi segitiga emas di Sumatera Selatan ini,” bebernya.

Dengan diaktifkannya kembali lapter eks. Stanvac itu akan menjadi penghasil untuk Kabupaten PALI.

Tenaga kerja pasti terserap di sana, selain itu penginapan maupun hotel akan ramai, penjual makanan pasti kebagian. Kalau sudah demikian, kita bisa bayangkan PALI ke depan seperti apa. Tentu cita-cita kita menjadikan PALI Sejahtera, PALI Cemerlang bisa tercapai,” pungkasnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.