Palembang, Sumselupdate.com – Tak bisa dipungkiri seiring perkembangan zaman, internet sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat.
Dari setiap daerah baik dari kota maupun pedesaan, atau bahkan umur antara yang muda maupun yang tua semua membutuhkan internet.
Hasil survei Asossiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2018, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 64,8 persen atau 171,17 juta jiwa dari total jumlah penduduk 246,16 juta jiwa.
Data survei ini dikemukakan Zulfadli Syam, Kepala Bidang (Kabid) Organisasi dan Pengembangan APJII Pusat dalam acara ‘Diskusi Perkembangan Internet dan Data Center APJII’ di RM Sri Melayu Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Selasa (16/7/2019).
Hadir acara tersebut perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumsel, Jon Kennedy, SE, MSi, Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar, Wakil Ketua Bidang Cyber dan IT PWI Sumsel, Edwar Heryadi, Ketua Seksi Bidang Cyber dan IT PWI Sumsel, M Asri, dan undangan penting lainnya.
Menurut Zulfadli, masyarakat Sumatera Selatan menjadi provinsi terbesar kedua dalam pengguna internet dengan persentase 3 persen di bawah Sumatera Utara 6,3 persen. Sedangkan nomor ketiga Sumatera Barat 2,6 persen dan keempat Provinsi Kepulauan Riau sebesar 2,1 persen.
Zulfadli mengatakan, peran APJII yang kini memiliki 2.000 anggota perusahaan sangat diperhitungkan di pemerintahan.
Dikatakannya, jika pemerintah melalui kementerian terkait ingin mengeluarkan peraturan terkait internet, maka terlebih dahulu akan mendengarkan saran dan aspirasi dari APJII.
Zulfadli juga menerangkan jika APJII non profit organization, di mana fungsinya mengelola penomoran internet protokol di Iindonesia berdasarkan peraturan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.
Senada dikatakan Ketua APJII Sumsel, H Sony Oktapriandi. Menurutnya, internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat.
“Mulai baru bangun tidur orang sudah mengecek status media sosialnya mulai dari FB, twitter maupun IG,” selorohnya.
Sony mengatakan, saat ini anggota APJII Sumsel berjumlah 21 penyedia internet. Namun untuk penyedia internet yang benar-benar milik putra daerah Sumsel berjumlah delapan.
Delapan penyedia internet lokal itu meliputi Bobby Komputer, Sisnet, Media Link, MDP Net, Jaya Sempurna, Ultra Net, G Net, dan L Nus.
Pada kesempatan itu, Sony menambahkan, APJII siap mensuport program Gubernur Sumsel yakni jaringan internet akan masuk di seluruh pelosok desa.
Selain itu, tambah Sony lagi, APJII akan membangun data center untuk memenuhi kebutuhan internet di tengah masyarakat dan para jurnalis.
Sementara itu, perwakilan Dinas Kominfo Sumsel, Jon Kennedy menceritakan mengenai perkembangan internet di Sumsel.
Menurut Jon Kennedy, pemanfaatan internet yang efektif dan efesien di masyarakat Sumsel belum terlalu maksimal.
Dikatakannya, banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum mengintegrigrasi dengan satu data center.
Maka dari itu, Jon Kennedy berharap dengan keberadaan APJII Sumsel bisa membantu membangun data center di Sumsel. (edo)











