Palembang, Sumselupdate.com – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel dan Kodam II/Sriwijaya menggelar apel kesiapsiagaan dalam menanggulangi ancaman teroris.
Pasalnya beberapa waktu terakhir segenap ancaman dianggap sudah sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan, baik itu sasarannya kepada masyarakat, tempat-tempat ibadah, keramaian hingga aparat keamanan.
Ancaman tersebut tentu harus disikapi secara maksimal oleh penegak hukum, terutama TNI dan Kepolisian yang tentunya merupakan garda terdepan dalam memberikan keamanan kepada Negara dan setiap masyarakat.
Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto usai memimpin apel gabungan TNI, Polri dan Satpol PP di Mapolda Sumsel, Jumat (7/7/2017) menyampaikan, ini merupakan apel kesiapan dalam memberikan kepercayaan diri kepada masyarakat bahwasanya aparat siap memberikan keamanan dan siap mencegah ancaman teroris, apa pun bentuknya.
Ditegaskannya, kepada semua pihak jangan coba-coba mengancam keamanan Negara, jika itu terjadi maka TNI, Polri siap untuk menghentikannya secara tegas.
“Saya tegaskan kepada semua prajurit baik TNI, Polri serta Pol PP harus siap secara baik menjalankan tugas sesuai standar yang berlaku, latihan kesiapan tentu sangat diperlukan dalam rangka berjaga-jaga,” katanya.
Lebih lanjut Pangdam juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga Sumsel dan masyarakatnya agar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas yang tentunya tidak hanya dalam bentuk komitmen tetapi diwujudkan dalam bentuk realita.
TNI, Polri, serta Pol PP dipersiapkan secara bersama, yakni melalui latihan bersama seperti bela diri, kesiapan lainnya yang diharapkan akan semakin memperkuat masing-masing personil untuk mengantisipasi ancaman apa pun yang bisa terjadi.
“Latihan ini kita lakukan bersama dimaksud untuk menyamakan persepsi dan pikiran yang sama dalam menjalankan tugas mendatang,” urainya.
Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto di tempat yang sama menyampaikan, sel-sel teroris sasarannya ke depan adalah pihak keamanan, oleh karena itu perlu kesiapan bersama dalam mencegah ancaman teroris.
“Kita libatkan semua pihak, baik TNI, Polri dan Pemda untuk mencegah, mulai dari sendiri hingga hal-hal yang dapat mengancam keamanan di lingkungan masing-masing,” tegasnya. (adi)











