Anies Baswedan Ikut Dipanggil, Terkait Dugaan Pelanggaran Protokes di Pernikahan Putri Habib Rizieq

Gubernur DKI Anies Baswedan. (Suara.com)

Jakarta, Sumselupdate.com – Pelanggaran protokol kesehatan saat penyelenggaraan acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab, berbuntut panjang.

Setelah meminta keterangan Gubernur Anies Baswedan, jajaran pemerintah tingkat rendah, RT dan RW, polisi akan melakukan gelar perkara untuk lebih memberikan kepastian hukum atas kasus yang sedang ditangani.

Bacaan Lainnya

“Jadi tahapannya adalah saat ini penyelidikan. Penyelidikan itu untuk menjawab satu hal ada atau tidaknya pidana. Dalam satu dua hari ke depan ini sifatnya penyelidikan. Makanya sifatnya undangan klarifikasi untuk tentukan ada atau tidak adanya pidana,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat di Polda Metro Jaya, dikutip dari Suara.com, Selasa (17/11/2020).

Setelah mendapatkan hasil klarifikasi dengan beberapa bukti, akan dilanjutkan dengan gelar perkara untuk dinaikkan ke penyidikan.

“Proses penyidikannya lagi berlangsung nanti baru menentukan siapa tersangkanya. Ini kita mulai dari tahapan pertama yaitu klarifikasi,” kata Tubagus.

Sejauh ini diungkapkannya, ada 14 orang yang akan dimintai keterangan Polda Metro Jaya sebagai saksi, hari ini.  Lurah Petamburan Setiyanto tidak bisa hadir karena dinyatakan reaktif Covid-19.

“Sekarang sudah kita rujuk ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk kita lakukan uji mekanisme seperti biasa, uji lanjutannya. Karena memang pada saat kita lakukan Swab antigen yang bersangkutan reaktif,” tambah Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus.

“Jadi sementara dilakukan pemeriksaan klarifikasi, yang pertama bapak Gubernur DKI Jakarta sudah hadir sementara masih berlangsung. Kemudian ada Walikota Jakarta Pusat, juga sudah hadir, sementara ini masih berlangsung, ada kepala biro hukum, kepala KUA Tanah Abang, camat, RT dan RW. Tadinya lurahnya ada tapi reaktif. Kemudian juga ada pak kasatpol PP baru datang, dan babinkamtibmas,” dia menambahkan.

Seperti diketahui, Polri menduga ada pelanggaran protokes pada saat pernikahan putri dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS), Sabtu (14/11/2020) lalu. Meski para tamu undangan rata-rata sudah menggunakan masker dan sejatinya di lokasi terlihat beberapa poster peringatan untuk tetap menjaga protokol kesehatan seperti imbauan untuk wajib menggunakan masker.

Tapi, acara pernikahan ini ternyata melibatkan ribuan undangan di tengah pandemi Covid-19, itulah yang menjadi persoalan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta pun, telah mengambil langkah tegas dengan mengenakan denda sebesar Rp50 juta kepada Front Pembela Islam (FPI)  dan pemimpinnya, Rizieq Shihab. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.