Anggaran Miliaran, Kantor Dewan Sumsel Justru Terkesan Kumuh

Selasa, 15 Oktober 2019
Paving blok di halaman DPRD Sumsel yang sudah dibongkar untuk dibersihkan.

Palembang, Sumselupdate.com – Pasca mendapat teguran dari Gubernur Sumsel Herman Deru, Sekretariat DPRD (Sekwan) mulai melakukan pembenahan lingkungan Kantor DPRD Sumsel.

Dari pantauan di lapangan, berbagai pekerjaan dilakukan, mulai dari pembersihan saluran air hingga membongkar kembali paving block yang sudah ditumbuhi rumput liar.

Read More

Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S Basyeban mengatakan, ada beberapa pekerjaan yang sudah dilakukan, seperti melakukan kegiatan Jumat bersih yang diikuti selurih staf sekretariat dan membuang pasir yang mengendap di saluran pembuangan air dan saat ini tengah dilakukan pembersihan paving blok di depan gedung paripurna.

“Itu kita bongkar dulu untuk dibersihkan dan membuang rumput-rumput liar yang tumbuh disela-sela pavingblock. Nanti dipasang lagi tapi kita cat dulu biar terlihat bagus. Rencananya itu nanti ditengah-tengah akan ada tulisan DPRD Provinsi Sumatera Selatan,” ungkap pria yang akrab disapa Kiyai Odon ini.

Menurut Ramadhan, untuk menjaga kebersihan kantor, akan rutin melaksanakan kegiatan jum’at bersih. “Untuk kebersihan kantor memang ada petugasnya tapi jumlahnya masih terbatas. Kita programkan jum’at bersih saja, selain kantor bersih, tubuh juga sehat,” ujarnya.

Untuk diketahui, setiap tahun telah dianggarkan dana penyediaan jasa kebersihan kantor. Tahun ini, dalam APBD Sumsel dianggarkan dana sebesar Rp1.292.500.000 dengan target kebersihan 7 gedung kantor, empat rumah dinas dan satu mess milik DPRD Sumsel.

Untuk melaksanakan pekerjaan itu, CV Athung sebagai pihak ketiga yang memenangkan tender proyek penyediaan jasa kebersihan kantor ini memperkerjakan sekitar 26 tenaga kerja. Selain anggaran untuk penyediaan jasa kebersihan kantor, ada juga anggaran penyediaan peralatan dan bahan kebersihan (belanja peralatan kebersihan dan peralatan kebersihan) sebesar Rp150 juta.

Sebelumnya, saat membuka kegiatan Pramuka di halaman Kantor DPRD Sumsel, Minggu (6/10) lalu, Gubernur Herman Deru kecewa dengan kondisi lingkungan DPRD Sumsel yang sangat kumuh. Akibat  kondisi itu, Deru menegur kinerja Sekretaris DPRD Sumsel dalam menjaga lingkungan kantor.

Dari teguran itu, pada Jumat (11/10), Sekretariat DPRD Sumsel menggelar kegiatan Jumat Bersih. Kegiatan yang sangat jarang dilakukan itu mendadak dilakukan setelah sebelumnya mendapat teguran dari Gubernur tersebut.

Gubernur mengkritik kondisi lingkungan kantor sekwan yang kotor dan tak terawat. Kegiatan ini diikuti semua staf baik ASN maupun honorer yang ada sejak pagi hingga menjelang siang. (eno)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts