Palembang, Sumselupdate.com – Sebelum mencuat, penelepon gelap yang mengancam akan mengebom Rumah Sakit (RS) Myria Palembang sempat dua kali menghubungi nomor operator dengan selang waktu sekitar lima menit, Senin (11/7) sekitar pukul 10.30 WIB.
“Awal telepon kurang jelas, kedua jelas mengancam, katanya kami akan membom rumah sakit,” ujar Yohanes L Pukay, Security RS Myria Palembang, ditemui di lokasi kejadian.
Dirinya menjelaskan secara umum suara penelepon adalah seorang laki-laki dan terdengar tegas. Namun pelaku tidak mengatasnamakan dan tidak bisa ditelepon balik, karena nomor tidak tertera. Selanjutnya hal itu dilaporkan kepada dirinya.
“Setelah mendengar ancaman itu, sambungan telepon langsung di putus dan operator memberi tahu saya. Lalu saya melaporkan ke koordinator,” paparnya.
Menurutnya sejak pagi tidak ada hal yang mencurigakan dan untuk menjaga situasi tetap tenang, pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Lalu polisi yang datang langsung memeriksa seluruh sudut ruangan.
“Kita berusaha tidak gegabah dalam mengambil tindakan, sehingga pasien tidak ada yang tahu, jadi bisa tenang,” imbuhnya. (pto)











