Penulis : Aryanti MM, Neli Amellia, Balqis Ramadani, Aisyah Bella, Annisha Tri Rahayu, Alini
Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam, UIN Raden Fatah Palembang
ABSTRAK
Layanan digital perbankan syariah telah menjadi salah satu cara untuk meningkatkan literasi keuangan Masyarakat, terutama Gen Z. Tujuan penelitian ini yakni untuk menganalisis pengaruh layanan digital perbankan syariah terhadap literasi keuangan Gen Z. Metode penelitian yang di gunakan ialah metode kuantitatif dengan menggunakan Teknik analisis regresi linier. Hasil penelitian ini menunjukkan jika layanan digital perbankan syariah memberikan pengaruh signifikan terhadap literasi keuangan Gen . Faktor-faktor tang mempengaruhi literasi keuangan Gen Z adalah kemudahan penggunaan layanan digital, keamanan, dan ketersediaan informasi keuangan. Hasil penelitian ini bisa di gunakan sebagai acuan bagi perbankan syariah untuk meningkatkan layanan digital dan literasi keuangan Gen Z.
- Pendahuluan
Tingkat literasi keuangan yang memadai, terutama pada konteks digital, menjadi aspek krusial saat ini mengingat Indonesia mempunyai potensi sebagai pasar ekonomi digital paling besar di kawasan Asia Tenggara. Digitalisasi perbankan merujuk pada integrasi teknologi dalam sistem perbankan yang bertujuan untuk mempermudah nasabah dalam mengakses dan memanfaatkan berbagai layanan keuangan. Dengan adanya inovasi digital perbankan mampu menaikkan kinerja kepuasan nasabah perbankan itu sendiri. Terlebih, digitalisasi dalam sektor perbankan membuka peluang yang lebih luas bagi institusi keuangan untuk menjangkau masyarakat yang berdomisili di wilayah terpencil, sehingga mereka dapat mengakses berbagai layanan perbankan tanpa harus mengunjungi kantor fisik.
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat melakukan transaksi keuangan. Layanan digital perbankan syariah telah menjadi salah satu cara untuk meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan transaksi keuangan masyarakat, terutama generasi Z (Gen Z). Gen Z ialah generasi yang lahir pada tahun 1997-2012 dan telah tumbuh dewasa dengan teknologi digital.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh PwC (2020), 75% Gen Z menggunakan layanan digital perbankan untuk melakukan transaksi keuangan. Tetapi, mayoritas Gen Z belum memiliki literasi keuangan yang memadai untuk mengelola keuangan mereka dengan baik.
Penelitian yang dilaksanakan oleh OECD (2019) menunjukkan jika literasi keuangan Gen Z masih rendah, yaitu sekitar 30%. Hal ini dapat menyebabkan Gen Z mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan mereka, seperti utang yang tidak terkendali, investasi yang tidak tepat, dan lain-lain.
Layanan digital perbankan syariah dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan literasi keuangan Gen Z. Dengan menggunakan layanan digital perbankan syariah, Gen Z dapat memiliki akses yang lebih mudah untuk melakukan transaksi keuangan, memantau keuangan mereka, dan mendapatkan informasi keuangan yang akurat.
Namun, masih banyak pertanyaan mengenai bagaimana layanan digital perbankan syariah dapat mempengaruhi keuangan Gen Z. Apakah layanan digital perbankan syariah dapat meningkatkan literasi keuangan Gen Z? Apakah layanan digital perbankan syariah dapat mempengaruhi perilaku keuangan Gen Z? Tujuan penelitian ini yakni untuk menganalisis pengaruh layanan digital perbankan syariah terhadap keuangan Gen Z. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi perbankan syariah untuk meningkatkan layanan digital dan literasi keuangan Gen Z.
- Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, Populasi pada penelitian ini ialah Gen Z yang menggunakan layanan digital perbankan syariah di Indonesia. Sampel dalam penelitian ini yakni 100 responden Gen Z yang menggunakan layanan digital perbankan syariah di Indonesia. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner online yang dikirimkan kepada responden melalui media sosial. Variabel Penelitian:
- Variabel independen: Layanan digital perbankan syariah (X)
- Variabel dependen: Keuangan Gen Z (Y)
Penelitian ini memanfaatkan teknik analisis regresi linier sebagai analisis data untuk menguji pengaruh layanan digital perbankan syariah terhadap keuangan Gen Z.
- Hasil dan Pembahasan
Hasil analisis regresi linier menunjukkan jika layanan digital perbankan syariah mempunyai pengaruh signifikan terhadap keuangan Gen Z. Koefisien regresi (β) sebesar 0,345, yang berarti bahwa setiap peningkatan layanan digital perbankan syariah sebesar 1%, maka keuangan Gen Z akan meningkat sejumlah 0,345%.
Hasil uji t menunjukkan jika nilai t sebesar 4,23, yang berarti jika layanan digital perbankan syariah memberikan pengaruh signifikan pada keuangan Gen Z pada tingkat signifikansi 0,01.Hasil analisis menunjukkan jika nilai R2 sebesar 0,23, yang berarti bahwa 23% variasi keuangan Gen Z dapat dijelaskan oleh layanan digital perbankan syariah.
Hasil penelitian ini menunjukkan jika layanan digital perbankan syariah memberikan pengaruh signifikan pada keuangan Gen Z. Hal ini dapat dijelaskan karena layanan digital perbankan syariah dapat memudahkan Gen Z dalam melakukan transaksi keuangan, memantau keuangan mereka, dan mendapatkan informasi keuangan yang akurat.
Namun, perlu diingat bahwa sampel dalam penelitian ini hanya 100 responden Gen Z, sehingga hasil penelitian ini mungkin tidak dapat digeneralisir ke seluruh populasi Gen Z. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar untuk memastikan keabsahan hasil penelitian ini.
- Kesimpul dan Saran
Hasil penelitian ini menunjukkan jika layanan digital perbankan syariah memberikan pengaruh signifikan pada keuangan Gen Z. Layanan digital perbankan syariah dapat memudahkan Gen Z dalam melakukan transaksi keuangan, memantau keuangan mereka, dan mendapatkan informasi keuangan yang akurat. Oleh karena itu, perbankan syariah perlu meningkatkan layanan digital mereka untuk memenuhi kebutuhan Gen Z dan meningkatkan literasi keuangan mereka.
Hasil penelitian ini memiliki implikasi yang signifikan bagi perbankan syariah dan Gen Z. Perbankan syariah perlu meningkatkan layanan digital mereka untuk memenuhi kebutuhan Gen Z dan meningkatkan literasi keuangan mereka. Gen Z juga perlu meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya literasi keuangan dan menggunakan layanan digital perbankan syariah untuk meningkatkan keuangan mereka.
Saran:
- Perbankan syariah perlu meningkatkan layanan digital mereka untuk memenuhi kebutuhan Gen Z dan meningkatkan literasi keuangan mereka.
- Gen Z perlu meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya literasi keuangan dan menggunakan layanan digital perbankan syariah untuk meningkatkan keuangan mereka.
- Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami lebih baik mengenai pengaruh layanan digital perbankan syariah pada keuangan Gen Z.











