Palembang, Sumselupdate.com – Alumni Magister Kenotariatan (MKn) Fakultas Hukum (FH) Universitas Sriwijaya (Unsri) sejak berdiri tahun 2013 hingga November 2016 berjumlah 158 orang.
“Dari 158 orang ini 75 orang sudah berkantor secara nyata baik sebagai notaris dan PPAT. Mereka sudah menyebar di Sumbagsel. Alumni Unsri sudah dipercaya kinerjanya oleh masyarakat di mana alumni MKn Unsri sudah bekerja sama dengan bank, lembaga pembiayaan, dan lainnya,” kata Ketua Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) MKn FH Unsri demosioner 2013-2016 dan Ketua Panitia Pemilihan IkA MKn FH Unsri 2016-2019, Agus Trisaka.
Agus Trisaka menghadiri pelantikan Ketua IKA MKn FH Unsri periode 2016-2019, Ervin Ryadi yang digelar di Lantai 8 FH Tower Ruang Amzulian Rifai, FH Unsri Bukit Besar Palembang, Sabtu (3/12/2016).
Menurut Agus, kian dipercayanya kinerja alumni MKn FH Unsri membuktikan kredibilitas alumni mampu bersaing dan diterima di masyarakat. Ke depan prestasi alumni MKn Unsri ini diyakini makin membanggakan.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Wilayah Sumsel Ahmad Wasil, SH berharap ikatan ini diharapkan terus berlanjut dengan kegiatan magang ataupun dalam waktu dekat ujian kompetensi.
“Magang itu kewajiban, belum bisa praktek sebelum magang dua tahun. Sementara banyak mahasiswa kesulitan mencari tempat magang. Nah, persoalan ini yang akan kita fasilitasi,“ katanya.
Termasuk, kata dia, uji kompetensi akan dibantu semua, walaupun makin banyak notaris dan PPAT di Sumsel, akan tetapi masih saling bersaudara.
”Semakin banyak semakin bagus walaupun kita beda pendapat maupun pendapatan tapi kita tetap bersatu,” katanya.
Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Wilayah Sumsel Firlandia Muhtar mengatakan, dalam prakteknya yang banyak berhubungan dengan masyarakat itu adalah PPAT.
Ke depan jika pihaknya dibutuhkan siap membantu IKA MKn Universitas Sriwijaya (Unsri) dan Program Diploma Notaris Unsri.
Sementara itu, Kepala Kantor Badan Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel Arief Pasha mengatakan, PPAT menjadi mitra Kementerian Agraria dan Tata Ruang BPN yang disebut Undang-Undang Pertanahan.
“Jadi hubungan Magister Notariat dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang BPN ini sangat baik dan erat sekali dan harmonisasi kedua kelembagaan ini harus terus dipelihara,” katanya.
PPAT dari magister notariat di Sumsel berjumlah 197 orang yang terdata, ke depan jumlah ini akan lebih besar lagi dan beberapa waktu lalu pihaknya menggelar ujian penerimaan anggota PPAT yang seluruh Indonesia 10 ribu orang dan jumlah sedang dihitung dalam waktu dekat.
“Saya berharap alumni Mkn Unsri lulus semuanya dan saya berpesan pada para alumni dan mahasiswa bahwa peluang PPAT sangat besar,“ katanya.
Ketua Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Unsri Dr Firman Muntaqo, SH, MHum mengharapkan lulusan MKn harus memegang disiplin, jujur, dan silaturahmi.
“Jadi kita memimpin organisasi dengan filosofi tour of duty dengan semangat kekeluargaan dengan introspeksi,” katanya. (ery)











