Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin berbagi kiat khusus kepada siswa/siswi SMP, SMA, SMK, dan MA se-Sumsel.
Menurut Alex, untuk menjadi orang yang sukses, tak cukup hanya pintar, namun harus berjuang keras dan berani mempertaruhkan banyak hal.
Hal ini sampaikan Gubernur Alex Noerdin saat menghadiri kegiatan Student Summit by Zetizen 2017 ft. New Zealand Embassy, Mr Tim Anderson, New Zealand Trade & Enterprise Commissioner and Ms Karmela Christy, Marketing & Strategic Relations Manager Indonesia at Education New Zealand di Griya Agung Palembang, Jumat (11/8/2017).
Menurut Alex, Provinsi Sumsel saat ini sudah dikenal di dunia internasional berkat suksesnya berbagai event olahraga bertaraf internasional di Sumsel, hingga dipercaya sebagai tuan rumah Asian Games bersama Jakarta.
Untuk itu, agar Sumsel semakin maju kedepan perlu didukung generasi penerus yang terbaik dan handal sehingga mampu bersaing di masa mendatang.

Mr Tim Anderson, dalam sambutannya sangat mengapresiasi keberhasilan Gubernur Alex Noerdin membangun Sumsel hingga memiliki fasilitas olahraga yang lengkap berkelas dunia.
“Saya sudah keliling dunia, jarang sekali ada fasilitas olahraga yang lengkap dan terintegrasi seperti Jakabaring, ini salah satu prestasi yang membanggakan karna Gubernur Alex Noerdin bisa seperti ini. Bahkan saya pernah bilang ke Pak Jokowi, kalau mau pindah ibukota jangan ke Kalimantan bisa ke Palembang saja,” ujarnya.
Anderson berharap kerja sama antara Pemerintah New Zealand dengan Pemerintah Provinsi Sumsel dapat meningkat dalam berbagai hal di antaranya kerjasama bidang olahraga dengan menghadirkan para pelatih New Zealand untuk berlatih bersama atlet Indonesia, kerjasama di bidang sumberdaya alam maupun yang lainnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Duta Anti Narkoba Provinsi Sumsel, Lury Elza Alex Noerdin yang berkesempatan memberikan kiat-kiat agar bisa sukses kepada para siswa dan siswi.
Menurut Lury Elza Alex Noerdin, sebagai duta anti narkoba dirinya telah melakukan berbagai kegiatan dalam mensosialisasikan bahaya narkoba khususnya di kalangan para penerus bangsa.
Selain itu, juga rutin melakukan kunjungan ke berbagai sekolah-sekolah dan lembaga pemasyarakatan anak di Sumsel.
“Lebih dari 12 sekolah dan lembaga pemasyarakatan anak kita kunjungi bersama BNN Provinsi Sumsel dalam rangka sosialisasi anti narkoba. Saya ingin mengemban tugas ini dengan sempurna dengan berkomitmen menjadikan generasi penerus bangsa di Sumsel yang cerdas, berprestasi dan anti narkoba,” katanya. (ery)











