Alasan Aturan, Parkir di OKU Belum Bisa Dikelola Pihak Ketiga

Ilustrasi

Baturaja, Sumselupdate.com – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten OKU Aminilson mengungkapkan bahwa wacana pengelolaan parkir oleh pihak ketiga dipastikan belum bisa diterapkan pada 2019 nanti, hal ini dikarenakan lelang pengelolaan parkir oleh pihak ketiga masih terkendala aturan.

“Kita sudah mengajukan ke BPKAD sesuai keinginan Pak Bupati agar parkir ini dikelola oleh pihak ketiga, namun sayangnya masih terkendala aturan,” kata Aminilson, Jumat (14/12/2018).

Bacaan Lainnya

Selain terkendala aturan, lanjutnya, yang bisa dilelang dan dikelola pihak ketiga adalah parkir dengan sistem elektronik (e-parkir) di tempat khusus, seperti gedung parkir atau lahan parkir khusus, sedangkan di OKU belum menerapkan sistem seperti itu. “Ini juga menjadi poin kendala kita,” sebutnya.

Dituturkannya pihaknya sudah pernah bertanya langsung dengan pihak kementrian namun ternyata tidak bisa, bahkan pihak kementrian menyarankan agar Dishub OKU membuat UPTD Parkir. “Terpaksa pengelolaannya kembali lagi ke Dishub,” paparnya.

Dikatakan Aminilson, meski tahun depan pengelolaan parkir belum bisa di pihak ketigakan, namun pihaknya akan terus berusaha meningkatkan pelayanan parkir sehingga dapat meningkatkan PAD OKU dari sektor parkir.

Pihak Dishub telah mengumpulkan seluruh juru parkir di OKU untuk membicarakan hal ini. “Sesuai arahan pak Bupati, harapan kita PAD parkir ini dapat meningkat serta kerapian di pasar terjaga,” imbuhnya.

Ditargetkan, tahun depan PAD parkir ini dapat mendekati angka Rp300 juta, dari target tahun ini sebesar Rp210 juta. Untuk mencapai target itu pihaknya berencana menambah titik kantong parkir dengan catataan tidak membuat penumpukan dan kemacetan. “Peningkatakan sekitar 30 persen, mudah-mudahan bisa tercapai,” harapnya. (wid)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.