Palembang, Sumselupdate.com – Seorang content creator otomotif menjadi korban pungutan liar (pungli) yang terjadi di pelantaran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.
Bahkan akun bernama Motomobitv ini viral di media sosial (mMedsos), di mana saat itu creator otomotif tersebut tengah melakukan review terhadap salah satu mobil baru untuk kebutuhan YouTube.
Tapi saat itu, pelaku pungli tersebut malah mendekati pintu mobilnya, lalu meminta uang parkir kepada content creator otomotif tersebut.
Kemudian Om Mobi, pemilik akun mempertanyakan mengenai tarif parkir yang telah ia bayar dan menunjukkannya kepada pelaku.
Namun karena pelaku pungli tersebut masih berdiri di depan pintu mobilnya, saat itu content creator otomotif tersebut meminta waktu kepada pelaku karena timnya sedang dalam proses pengambilan video.
Pelaku yang hanya terlihat bayangannya dari layar di dashboard mobil tersebut kemudian kembali meminta uang parkir yang menurutnya uang itu untuk sekadar membeli kopi.
Setelah diberi uang barulah pelaku tersebut pergi, lalu pemilik akun Instagram itu menyebut hal ini merupakan pemandangan yang sering terlihat di Indonesia.
“Ini biasanya di Indonesia, begini ya. Harusnya (ada) lapangan pekerjaan buat mereka,” kata korban.
Video berdurasi 30 detik tersebut merupakan potongan dari video yang mengunggah perjalanan Om Mobi mereview mobil dari Jakarta ke Palembang.
Video yang diunggah pada Jumat 25 Juli 2025 tersebut kini menyentuh angka 57 ribu penonton di YouTube.
Mengenai hal itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 24 Juli 2025 sekitar pukul 10.00 WIB.
Lalu setelah video itu viral, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku dengan dugaan kasus premanisme tersebut.
Menurut Andrie, terlapor bernama Muhammad Zulfikar (33), warga Kecamatan Ilir Barat II Palembang, berhasil diamankan pihaknya pada Minggu 27 Juli 2025 malam.
“Benar, anggota kami dari unit Opsnal Ranmor dan Pidum berhasil mengamankan terduga Muhammad Zulfikar yang viral di media sosial melakukan aksi Premanisme terhadap YouTuber Motomobi/Om Mobi,” ungkapnya, saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (28/7/2025) pagi.
Andrie menjelaskan, awalnya Zulfikar meminta uang untuk alasan keamanan parkir. Kemudian, tim dari Om Mobi memintanya untuk menunggu sebentar karena masih dalam proses pengambilan gambar.
Lalu terlapor Zulfikar berbicara lagi kepada korban dengan dalih bahwa uang tersebut bersifat sukarela untuk membeli kopi.
“Kemudian Om Mobi akhirnya memberikan uang Rp5.000 kepada terlapor, uang itu kini menjadi barang bukti. Saat ini, terduga terlapor masih dilakukan pendataan dan pembinaan oleh unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang,” tukasnya.
(**)











