Ada Rekan Dianiaya Sopir Taksi Konvensional, Ribuan Sopir dan Ojek Online Serbu Monpera

Kamis, 21 September 2017
Petugas mengamankan sekitar kawasan Monpera.

Palembang, Sumselupdate.com – Viralnya video seorang yang diduga sopir taksi online dipukuli oleh sopir angkot di media sosial, Kamis (21/9/2017) sekitar pukul 11.00 di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang menghebohkan warga.

Dampaknya, ribuan driver taksi beserta ojek online tumpah di Jalan Merdeka Palembang dan melumpuhkan lalu lintas sekitar pukul 15.00 hingga 17.00.

Read More

Berdasarkan pantauan, para driver taksi dan ojek online berduyun-duyun datang ke Monpera, lokasi dimana seseorang yang diduga sopir taksi online dipukui oleh sopir angkot tersebut.

Para sopir dan ojek memarkirkan kendaraan di tepi hingga badan jalan, mengakibatkan akses dari Bundaran Air Mancur menuju Jalan Merdeka tertutup total.

Aparat kepolisian yang tiba untuk mengondusifkan massa pun tampak kewalahan dengan peristiwa spontan tersebut. Para sopir dan pengojek tampak sesekali melempar cemoohan serta teriakan terhadap angkot yang melintas.

Tak ayal suasana tersebut sempat membuat massa panas. Beberapa sopir dan pengojek online tampak tersulut emosi setiap ada angkot yang melintas di kawasan tersebut hendak melakukan aksi vandalisme atau perusakan

Namun pengamanan dari polisi serta teriakan pengingat dari sesama sopir online membuat massa tenang dan tidak berbuat aksi kekerasan.

Tampak Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Binton Hari Bawono pun turun langsung ke lokasi kejadian untuk memantau situasi secara.

Ketua Paguyuban Driver Online Palembang Adi berujar, aksi yang dilakukan ribuan sopir dan ojek online tersebut merupakan aksi spontan dan tanpa ada yang menggerakkan.

“Tadi kawan-kawan semua dapat info mengenai driver online yang dikeroyok, jadi kami melakukan aksi solidaritas berkumpul disini. Tidak ada yang menggerakkan, ini spontan saja teman-teman datang,” ujarnya.

Pihaknya masih mencari siapa sopir taksi online yang menjadi korban pengeroyokan tersebut. Pihaknya pun akan menyerahkan semua penyelidikan terhadap aparat kepolisian untuk menangkap pelakunya.

“Infonya masih simpang siur, kami pun akan konfirmasi kepada Paguyuban Sopir Angkot. Kami memohon maaf kepada masyarakat yang aktifitaanya terganggu akibat adanya kejadian ini. Kami pun akan berdialog dengan Kapolresta,” jelasnya.

Dirinya pun berujar, pihaknya tidak ingin ada aksi perusakan apalagi yang dilakukan oleh sopir online. Pihaknya hanya menuntut bantuan dan perlindungan dari kepolisian.

“Ini kejadian yang kesekian kalinya. Kami mohon pihak berwajib untuk dapat memberikan kemanan dan kenyamanan saat kami mencari rejeki. Kalau masih ada gotok-gotokan seperti ini, Asian Games terancam batal,” katanya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts