Malta, Sumselupdate.com – Dua orang pembajak pesawat A320 Afriqiyah Airways ditangkap pihak berwenang di Malta, Jumat (23/12/2016). Dua orang merupakan pendukung Muammar Gaddafi.
Ketegangan selama empat jam itu akhirnya berakhir. Keduanya tampak berlutut di landasan pacu dengan tangan diatas saat ditangkap pihak berwenang di Malta. Dilansir dari BBC, mereka mencoba melakukan pembajakan dengan senjata palsu dan tak berhasil menakut-nakuti seisi pesawat.
“Dua pembajak telah ditahan dan interograsi sedang berlangsung. Kru pesawat dan para penumpang sudah diperiksa untuk menjelaskan peristiwa pembajakan,” ujar Perdana Menteri Malta Joseph Muscat, Jumat (23/12/2016) dikutip dari laman Republika.co.id.
Otoritas menjelaskan, pembajakan sempat terjadi di atas pesawat saat hendak menuju Libya dari Sabha. Salah satu pembajak sempat berdiri dari tempat duduknya dan mengibarkan bendera hijau dengan mengatakan pendukung Gaddafi di pintu pesawat.
Sebanyak 116 penumpang dan kru pesawat dalam keadaan selamat.
Menteri Luar Negeri Libya, Taher Siala mengatakan para pembajak tersebut merupakan kelompok pro Gaddafi yang hendak mendirikan partai politik sendiri. Mereka mencoba mencari perhatian dunia dengan melakukan aksi tersebut.
Pascapenggulingan Gaddafi, keamanan di Libya memang menjadi rentan. Laporan dari BBC menjelaskan sistem keamanan di Libya menjadi lemah dan kacau pascaaksi penggulingan. Berbagai kelompok bersenjata kerap melakukan aksi protesnya atas penggulingan Gaddafi. (adm3)











