Palembang, Sumselupdate.com – Setelah diamankan lantaran terjaring razia preman, salah seorang preman atas nama Veri mengaku, jika dirinya sudah empat bulan melakukan pemalakan tersebut. Bahkan, diketahui uang tersebut kembali disetor kepada seseorang yang mengaku sebagai pegawai Dishub Kota Palembang.
“Baru empat bulan, saya cuma diajak TM dan setiap hari saya nyetor sama dia dari hasil memalak sopir yang lewat,” kata dia, Selasa (5/4).
Dikatakannya, jika TM tersebut juga sering menyetor uang hasil memalak ke AG yang diketahui mengaku sebagai pegawai Dishub Kota Palembang.
“Saya nyetor setiap harinya ke TM pak, nah saya kemarin sempat tahu kalau TM juga nyetor ke AG. Masalah oknum pegawai Dishub saya hanya mendengar peran AG dari rekannya TM,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Aji Sulaiman, saat dikonfirmasi terkait adanya oknum mengaku sebagai anggota Dishub yang mendapat setoran hasil pemalakan mengatakan memang di daerah Simpang Golf tersebut sering dimanfaatkan oknum yang mengaku pegawai Dishub.
“Tetapi kami sudah memecat beberapa pegawai yang ketahuan bermain-main di daerah retribusi tersebut. Kita akan lakukan pemeriksaan, para pegawai akan kita minta keterangannya apakah benar ada oknum berinisial AG yang bermain-main diwilayah itu,” tegasnya. (Man)











