Pemuda Ini Cekoki Dua Remaja Putri dengan Miras

Senin, 12 Desember 2016
Deni Saputra diamankan di Polresta Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Akibat sudah mengajak dua gadis belia yakni RS (17) dan LW (17) menegak minuman keras (miras) di acara orgen tunggal, membuat Deni Saputra (22) harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

Warga Jalan Sriwijaya Raya, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir ini dijebloskan ke sel tahanan setelah petugas mendapat laporan dari Wani (54). Ibu dari korban RS ini juga menyerahkan pelaku Deni ke SPKT Polresta Palembang, Senin (12/12/2016).

Read More

Kepada petugas, Wani menuturkan, jika korban RS, LW dan EP sepakat bertemu pelaku dan rekan-rekannya disebuah acara hiburan orgen tunggal di kawasan Kelurahan 3/4 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, pada Minggu (11/12).

Lalu, pelaku memberikan minuman keras kepada LW dan RS, sehingga membuat keduanya mabuk berat. Lalu, saksi EP meminta pelaku untuk menghantarkan pulang ke rumah. Namun, Deni malah memaksa korban kembali menegak miras tersebut.

Kemudian, sekitar pukul 17.00, pelaku bersama saksi menyebut akan menghantarkan RS dan LW pulang. Namun, pelaku malah meninggalkan korban di Taman Makam Purbakala, Jalan Syakakirti, Kecamatan Gandus Palembang.

Hingga akhirnya RS dijemput pulang oleh ibunya masih dalam keadaan mabuk berat serta kejang-kejang tergeletak di lokasi dan karena Wani sambil marah, membuat teman-temannya kabur.

“Anak saya ada di rumah dan masih belum sadar. Pelaku yang mengajak anak saya menegak miras, pasti sudah diapa-apain oleh dia, karena kondisi anak saya itu sudah tidak sadar,” tuturnya.

Sedangkan Rohanna (33), ibu dari LW mengatakan, jika anaknya hingga saat ini belum pulang ke rumah, setelah pergi bersama RS, EP dan pelaku Deni. “Saya tidak tahu dia di mana sekarang,” tuturnya.

Sementara itu tersangka Deni membantah bila disebut mengajak korban menenggak miras, melainkan korban sendiri yang mau dan ia sempat menolak keinganan korban saat menegak vodka  di orgen tunggal.

Setelah nonton orgen kami antarakan dia ke Taman Purbakala karena rumahnya di daerah sana. Sudah itu saya tidak tau lagi,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima serahan pelaku dari keluarga korban dan saat ini masih dalam pemeriksaan. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts