Sekayu, Sumselupdate.com – Perombakan 12 pejabat di lingkungan Pemkab Muba pada 2 Desember 2016 lalu, menuai protes sejumlah LSM, ormas, dan aliansi yang mengatasnamakan Solidaritas Masyarakat Peduli Muba.
Solidaritas Masyarakat Peduli Muba yang didukung Aliansi LSM Ormas Bersatu, Lembaga Intelijen Pers Reformasi Republik Indonesia (LIPER-RI), Forum Demokrasi Rakyat (FDR) RI Muba, dan Forum Masyarakat Musi Bersatu (FM2B) akan melakukan unjukrasa Rabu (7/12/2016) besok.
“Ya besok, berkisar 1.500 massa dan gabungan ormas akan melakukan aksi, rutenya dari Lapangan Gelanggang Olahraga menuju Kantor Pemda,’’ ungkap Suharto, Sekretaris LSM Aliansi Ormas Bersatu Kabupaten Musi Banyuasin, saat dihubungi Selasa (6/12/2016).
Dijelaskan Suharto, dalam aksi kali ini yang menjadi tuntutan adalah mengenai dugaan penyalahgunaan kekuasaan dalam pergantian pejabat PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba.
Mereka meminta agar Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dapat turun ke lapangan untuk menyelesaikan persoalan ini.
“Dalam aksi ini tanpa ditunggangi pihak manapun, kami yang didukung masyarakat menginginkan yang terbaik untuk Muba ini,’’ tambahnya.
Senada diungkapkan oleh Ketua LIPER-RI Kabupaten Musi Banyuasin, Aryanto, bahwasannya aksi besok murni, bukan ditunggangi oleh kepentingan politik.
“Dalam aksi ini, kami meminta (Mendagri, KASN, dan lembaga terkait) agar ditegakkan peraturan yang setegak-tegaknya atas perkembangan yang terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin,’’ ungkap Arianto kepada Sumselupdate.com.
Aksi damai resmi akan dimulai dari lapangan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rahmaniayah (lapangan Gelanggang Olahraga) Sekayu Kabupaten Muba menuju kantor Bupati Muba berlanjut ke kantor DPRD Muba dan berakhir menuju kantor Kejaksaan Negeri Sekayu, pada Rabu besok pukul 08.00 hingga 13.00.
Sebagaimana diketahui Plt Bupati Muba David BJ Siregar melakukan perombakan jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Muba. Sebanyak 12 pejabat dipindah atau ditempatkan pada posisi baru.
Menurut David, mutasi ini dengan beberapa alasan, seperti melaksanakan hasil JPT ASN untuk jabatan Sekretaris Dewan, karena sudah melalui mekanisme lelang jabatan dan rekomendasi unsur pimpinan.
Selain itu, pelantikan juga bertujuan untuk penyegaran organisasi, menghargai dan menghormati rekomendasi dari DPRD Muba.
Adapun pejabat yang dilantik Sunaryo yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba menduduki jabatan baru sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat.
Haryadi Karim yang sebelumnya menjabat Staf Ahli menduduki jabatan baru sebagai Kepala BPBD Muba. Rusydan menduduki jabatan baru sebagai staf ahli.
Sedangkan Herman Mayori yang sebelumnya Sekretaris Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Penerangan Lampu Jalan (DKPPLJ) Muba menduduki jabatan sebagai Sekretaris PU Bina Marga menjabat pula sebagai Plt Kepala PU BM.
Sedangkan Ali Badri dari Kepala PU BM menjadi Staf Ahli Bupati. Sedangkan Thabrani Rizky yang sebelumnya Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) ditetapkan menjadi definitif. (est)











