Baturaja, Sumselupdate.com – Pendiri jejak Indonesia Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Hendra A Setiawan mengungkapkan jika setidaknya ada 70 jenis sampah yang bisa menghasilkan uang.
“Kalau Bank Sampah Malang (BSM) ada sekitar 70 jenis sampah yang bisa dibeli. Tapi kalau kami baru 12 yang bisa kami beli,” ucap Hendra setelah seminar dan lokakarya sampah bagaimana solusinya, yang diadakan di Aula Hotel BIL Baturaja, Senin (21/11/2016).
Adapun jenis sampah sesuai permintaan, diantaranya plastik, kertas seng besi, almunium, botol dan kaca, Kuningan dll. Namun, saat ini masyarakat di Kabupaten OKU kurang sadar akan pengelolaan sampah, hingga jadi kendala tersendiri untuk membeli.
Oleh karena itu pada kesempatan ini pihaknya mengundang pihak terkait, seperti sekolah instansi pemerintah BUMN untuk memberi solusi ini.
“Bagaimana kita mengolah, bagaimana sampah bisa menjadi nilai ekonomis itu yang kita ingin sampaikan ke masyarakat, bank sampah Baturaja bisa didukung sekolah dan pemerintah. Jadi kami siap membantu sosialisasi ke sekolah,” ucap Hendra.
Seraya menambahkan, jika saat ini pihaknya masih mengambil bank sampah di setiap konsumen baru dua minggu sekali dan mudah-mudahan kedepan pengambilan sampah bisa setiap hari.
Sementara itu, Sekda OKU Marwan Sobrie yang hadir dalam acara itu menuturkan, jika kegiatan ini sangat bagus apalagi Pemkab OKU menargetkan mendapat piala Adipura 2017. Setidaknya bisa mengelola sampah yang dihasilkan OKU.
“Kabupatrn OKU per hari menghasilkan 250 ton sampah, untuk di kota 70 ton, kedepan bisa mengambil khidmat apalagi optimis adipurra 2017, karena kita sudah berbenah di semua lini, seperti Upal di RSUD. Dan adanya bank sampah di setiap sekolah,” tandasnya. (yan)











