Ini Kata Kedua Pelatih, Usai Laga Perseru Vs Sriwijaya FC yang Berakhir Tanpa Gol

Minggu, 20 November 2016
Perseru Serui Vs Sriwijaya FC

Palembang, Sumselupdate.com – Meski sama-sama mempunyai banyak peluang emas, namun skuad Sriwijaya FC sukses mencuri poin saat bermain di kandang Perserui Serui, Stadion Marora, Minggu (20/11) sore, dengan skor akhir 0-0.

Usai pertandingan, pelatih Perseru Hanafi mengaku hasil imbang ini lantaran anak asuhnya sedang tidak dinaungi dewi fortuna dalam laga ini. Mengingat, pada babak pertama mereka mepunyai empat peluang emas yang sayangnya selalu bisa diblok pemain belakang Sriwijaya FC.

Read More

“Inilah sepakbola, kadang kita juga butuh yang namanya keberuntungan. Meski imbang, menurut saya melawan Sriwijaya FC tadi adalah permainan terbaik Perseru musim ini. Saya juga bersyukur masih bisa mempertahankan keangkeran Stadion Marora dan hingga saat ini belum tersentuh kekalahan,” terang Hanafi.

Sementara itu, pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro mengatakan bermain di kandang lawan dengan skor akhir imbang dirasa cukup fair. Ia merasa cukup puas dengan penampilan tim Laskar Wong Kito.

“Kami tidak terbiasa dengan perjalanan jauh seperti ini, hasil ini karena semua pemain kami mau kerja keras di sepanjang pertandingan,” terangnya.

Terlebih lanjut Widodo, cuaca yang sangat panas juga berpengaruh bagi pemain yang bertanding di lapangan. “Sempat terjadi jual beli serangan, tapi cuaca sangat panas dan harusnya wasit bisa mengambil opsi untuk memberikan water break, apalagi hal ini juga untuk kepentingan pemain itu sendiri,” kata Widodo.

Kick off babak pertama, meski bermain dalam cuaca 32 derajat celcius, kedua tim tetap menampilkan permainan yang menarik. Bahkan peluang emas kerap diciptakan kedua tim secara silih berganti.

Dua pemain asing yang beroperasi di lini depan Perseru yakni Gakou Amadou dan Osas Saha sempat mengancam gawang Sriwijaya FC yang dijaga Yogi Triana di awal-awal babak pertama.

Sementara peluang Laskar Wong Kito dihasilkan oleh tendangan bebas Firman Utina di menit 23 yang masih bisa digagalkan Sukasto Effendi, penjaga gawang Perseru.

Begitu juga tendangan keras Hilton Moreira pada menit ke 36 yang secara luar biasa masih bisa ditepis Sukasto dan skor imbang menutup 45 menit babak pertama.

Memasuki babak  kedua, Kuda Orange langsung meningkatkan tempo serangan dengan memasukkan darah segar Boas Atuturi menggantikan Irvan Mofu di menit 49.

Sementara Firman Utina yang tampak letih ditarik keluar dan digantikan Manda Cingi pada menit 69. Meski bermain tandang, Sriwijaya tetap bernafsu memporsir serangan dan kembali melakukan pergantian pemain di menit 75.

Anis Nabar yang lebih fresh dimasukkan mengisi posisi M Ridwan di sisi kanan. Pergantian terakhir yang dilakukan Sriwijaya saat memasukkan TA Mushafry di menit 87 nyaris membawa kemenangan bagi tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini.

Kerjasama Mushafry yang masuk menggantikan Hilton Moreira ini dengan Manda Cingi dan Anis Nabar hampir merobek gawang Perseru. Namun tendangan Mushafry ke gawang yang sudah kosong ditinggalkan kiper Perseru masih melambung tinggi.

Skor imbang kaca mata menutup laga ini, wasit Nusur Fadhillah yang memimpin pertandingan  hanya mengeluarkan dua kartu kuning, masing-masing untuk Detius Muni di menit 43 dan Alex Wayoi di menit 68. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts