Muarabeliti, Sumselupdate.com – Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan menegaskan, ke depan dipastikan fokus terhadap pengentasan kemiskinan di Kabupaten Mura, agar stigma negatif terhadap kategori daerah tertinggal bisa secepatnya dihapuskan.
“Ini tantangan yang harus kita hadapi dan kita tidak akan mundur dari tantangan ini,” ungkap usai membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Mura.
Ia menyampaikan, pembangunan infrastrukur jalan yang masih sangat dibutuhkan masyarakat, dinilai turut jadi prioritas utama, karena dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Bahkan, ia menegaskan akan juga fokus terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), melalui pengoptimalan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
“Contohnya, kita akan pacu masyarakat, agar jangan tergantung terus di produksi karet saja. Kalau bisa selain diupayakan peningkatan kualitas produk. Kita berharap, petani juga harus mencari solusi lain, seperti menanam sayur-sayuran, bawang atau jagung misalnya,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatera Selatan, Ekowati Ratnaningsih mengaku, Kabupaten Mura masih sangat membutuhkan berbagai program, terkait pengentasan kemiskinan.
“Mura merupakan salah satu dari beberapa Kabupaten atau Kota di Sumsel yang menjadi prioritas di Provinsi Sumsel dalam upaya pengentasan kemiskinan, diantaranya yakni Palembang, Ogan Komering Ilir (OKI), Muara Enim, Musi Banyuasin dan Banyuasin,” kata dia.
Pihaknya pun berharap, Pemkab Mura kedepan agar dapat lebih pro aktif dalam memperhatikan infrastruktur jalan.
“Lakukan koordinasi dengan baik, karena kewenangan jalan itu ada tanggung jawab provinsi dan nasional. Namun, masing-masing ini tidak bisa saling salahkan, karena harus berkoordinasi satu sama lainnya, supaya tujuan pembangunan itu bisa sinergi dan tercapai. Untuk itu, kami kedepan akan mengidentifikasi jalan yang mana saja bakal diusulkan ke APBN, untuk membantu penyelesaian masalah infrastruktur,” ungkapnya (ain)











