Muratara,Sumselupdate.com – Pembukaan lomba seni budaya di Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), diwarnai dengan iring-iringan karnaval yang pertama kali digelar di daerah tersebut, setelah resmi menjadi daerah otonomi baru (DOB) beberapa tahun silam, Selasa (22/3).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olaraga (Disparpora) Muratara tersebut, menampilkan berbagai seni budaya khas Kabupaten Muratara yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Muratara.
Sejumlah seni budaya, seperti Tarian Lesung Batu, Tari Piring serta Gitar Tunggal yang dibawa oleh suku anak dalam (SAD), menjadi tontonan menarik bagi warga di Bumi Baselang Serundingan.
Kepala Dinas Disparpora Muratara, Ralin Jufri mengungkapkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan seni budaya peninggalan leluhur yang selama ini terabaikan.
“Dengan ajang ini, diharapkan membangkitkan kembali seni budaya di Muratara serta dapat memperkenalkan seni budaya dengan generasi muda. Sebab, mereka nanti yang bakal menjadi penerus untuk menghidupkan seni budaya yang menjadi ciri khas Kabupaten Muratara,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, ada sekitar 125 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, yakni dengan rincian 16 orang dengan kategori lomba tembang batang hari, 35 orang kategori busana daerah, 18 orang kategori desain motif, 31 orang kategori lagu daerah dan 25 orang kategori tari daerah.
“Seluruh Kecamatan mengikuti perlombaan ini. Untuk juri, kita mengundang pihak Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel,” kata dia.
Sementara itu, Bupati Muratara, H Syarif Hidayat mengaku, kegiatan tersebut diharapkannya dapat menggali potensi seni budaya di masyarakat. Bahkan, ia meminta agar seluruh seni budaya di Muratara, nantinya dapat diikutsertakan dalam ajang lomba di luar daerah.
“Kedepan akan dibuat sanggar seni di Muratara, jadi bagi seniman ada tempat untuk latihan khusus,” ungkapnya. (ain)











