Palembang, Sumselupdate.com – Cuaca yang disebabkan tingginya curah hujan sejak Oktober lalu di Sumsel masih menjadi penyebab utama tingginya sejumlah harga bahan pokok.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel, Permana, Senin (14/11/2016) mengatakan cuaca dan hujan dengan intensitas tinggi berdampak terhadap pasokan bahan pokok seperti cabai, bawang merah dan tomat serta sayuran, sehingga berpengaruh dengan kenaikan harga.
Menurutnya, kenaikan harga juga karena pasokan nya terlambat masuk ke pasar. Apalagi, pasokan bahan pokok yang berasal dari Sumsel jumlahnya kecil, hanya 23 persen. Sisanya didatangkan dari Jawa Barat, seperti Bogor dan Sukabumi.
Selain itu karena daerah penghasil juga banyak yang gagal panen akibat banjir dan longsor. “Karena musim hujan dan banjir, jadi pasokannya terlambat dan harganya meningkat. Produk holtikultura Sumsel dipasok dari Pagaralam, Muaraenim, Lahat dan Lubuklinggau,” ujarnya.
Dijelaskannya musim hujan seperti yang terjadi saat ini, juga menyebabkan banyak produk-produk holtikultura yang busuk dan mengakibatkan pasokan ke pasar menjadi terhambat dan itu berdampak pula terhadap naiknya harga. Namun diharapkan, kenaikan harga tidak berlangsung lama dan dapat segera normal, cuaca kembali membaik. (adi)











