Jasad Korban Ditemukan Tidak Utuh, Tim Pencarian Dihadang Puluhan Buaya

Selasa, 8 November 2016
Jasad Maulana saat disemayamkan di rumah duka sebelum akhirnya dimakamkan, Selasa (8/11/2016) siang.

Banyuasin, Sumselupdate.com – Setelah dua belas jam dilakukan pencarian, jasad Maulana (15), warga Dusun Saka 3, Desa Santan Sari, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Banyuasin, menemui ajal dimangsa buaya muara di Sungai Kuala, Desa Santan Sari, Senin (7/11/2016), sekitar pukul 18.00, akhirnya ditemukan.

Jenazah korban yang sudah tidak utuh ditemukan di seberang sungai tepat di depan peristiwa tragis tersebut, Selasa (8/11/2016) sekitar pukul 07.00.

Read More

Saat ditemukan, kondisi jasad korban sungguh mengenaskan. Hanya menyisakan kepala dan badan. Sementara tangan dan potongan tubuh dari pinggang ke bawah diduga telah dilalap buaya.

Yan (30) salah seorang warga yang mengevakuasi korban mengatakan, tidak kurang dari 200 warga turun menyusuri sungai dan hutan mencari korban, memasuki daerah yang merupakan sarang buaya.

“Saat pencarian sungguh menegangkan, kami dihadang puluhan buaya. Bahkan ada yang terus mengejar kapal ketek yang mereka tumpangi,” katanya

Mereka mulai mencari sejak pukul 19.00 pada hari kejadian. Setelah semalaman mencari, jasad korban ditemukan di pinggir sungai, berseberangan dengan lokasi tempat dia diterkam.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka, untuk dishalatkan dan dimakamkan. Korban dimakamkan di pemakaman umum Dusun Saka 3 Desa Santan Sari, siang tadi.

Kades Santan Sari, Gatot mengatakan, daerah mereka memang berdekatan dengan habitat buaya. Sebelumnya kerap ditemukan buaya di tempat dekat arel persawahan, tapi mereka selalu lari bila melihat manusia.

Kapolres Banyuasin AKBP Prasetyo R Purnomo mengatakan, dari keterangan sejumlah saksi kematian korban diduga kuat akibat diserang buaya. (zis)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts