Tragis, Temani Kakak Memancing, Bocah Perempuan di Pangkalpinang Dimangsa Buaya

Writer: - Minggu, 2 Februari 2025
Petugas Polairud Polresta Pangkalpinang menyisir lokasi diterkamnya bocah perempuan berusia delapan tahun di Dermaga BBP (Paulus) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (2/2/2025).

Pangkalpinang, Sumselupdate.com – Peristiwa bocah dimangsa buaya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali terjadi.

Jika sebelumnya menimpa Caca (5), warga Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diterkam buaya saat sedang mandi di kolong bekas tambang yang tidak jauh dari rumahnya, Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.

Read More

Kali ini, hewan buas itu memangsa seorang bocah perempuan bernama Tina Ramadani (8) di Dermaga BBP (Paulus) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (2/2/2025).

Kasat Polairud Polresta Pangkalpinang, AKP Asmadi menjelaskan berdasarkan keterangan kakak kandung korban Ade, peristiwa bermula sekitar pukul 10.45 WIB, korban ikut memancing kakaknya memancing di tempat kejadian perkara.

Sambil menunggu kakak memancing, korban bermain air di pinggir Sungai Dermaga BBP (Paulus).

Petugas Polairud Polresta Pangkalpinang menyisir lokasi diterkamnya bocah perempuan berusia delapan tahun di Dermaga BBP (Paulus) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (2/2/2025).

Nahasnya, saat asyik bermain di pinggir sungai, mendadak tubuh korban diterkam buaya dan langsung diseret ke dalam air.

Melihat peristiwa mengerikan itu, Ade, kakak korban segera melapor ke anggota piket Satpolairud Polresta Pangkalpinang.

Mendapati laporan tersebut, personel piket Satpolairud dan Piket Dermaga langsung mendatangi lokasi kejadian.

Aparat langsung berkordinasi dengan Instansi terkait untuk melakukan upaya pencaharian dengan menyisir sekitar lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian tubuh korban masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk relawan dan masyarakat setempat.

Tim SAR terus bekerja dengan harapan dapat menemukan korban sesegera mungkin.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts