Palembang, Sumselupdate.com – Demo yang digelar 4 November terkait dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahja Purnama alias Ahok di pusatkan di DKI Jakarta. Namun Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengakui telah mengumpulkan sejumlah ulama dan aparat terkait mengantisipasi hal tersebut, pada Rabu (2/11/2016) malam.
“Enggak juga, yang datang banyak dari Palembang, mungkin mau shalat di Istiqlal. Kalau mau demo itu hak, demo yang damai, tapi jangan anarkis,” kata Alex usai memberikan sambutan dalam rangka Dies Natalis Universitas Sriwijaya (Unsri) ke 56 di Graha Sriwijaya, Kamis (3/11).
Gubernur mengaku kalau kini Sumsel sudah bersiaga, sehingga Sumsel kini aman. “Kesepakatan semalam untuk menjaga persatuan, menjaga iklim yang kondusif di sini,” kata Gubernur.
Sementara itu Polda Sumsel juga telah menyiapkan 4.000 personel untuk mengantisipasi aksi tersebut melebar ke Sumsel.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Djoko Prastowo mengatakan pihaknya telah menyiapkan 4.000 personel, namun dari jumlah itu hanya beberapa yang akan diterjunkan.
“Kalau di Sumsel situasinya tak terlalu merepotkan. Karena masyarakat sini sudah paham betul, memang ada yang datang ke Jakarta, mewakili dan itu sebagai solidaritas, sudah kita pesan kan, supaya mereka tertib, ikuti aturan dan tidak melakukan hal yang melanggar hukum,” kata Kapolda ditemui di Kampus Unsri Bukit Besar Palembang.
Mengenai kekuatan yang bersiaga di Sumsel, menurutnya sekitar 4.000 personel. “Tapi tidak semua kita turunkan, karena di sini kalaupun ada unjuk rasa lebih kecil,” katanya. (ery)











