Palembang, Sumselupdate.com – Kondisi tiga warga Jalan Pertahanan Ujung, Plaju, Palembang, yang menjadi korban penyerangan oleh sekelompok orang tak dikenal mulai membaik setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Ketiga korban, yakni Alhadi, Hafis, dan Irfani alias Odon, sebelumnya mengalami luka bacok dalam peristiwa penyerangan yang terjadi tiga hari lalu.
Alhadi dan Hafis, yang diketahui merupakan Ketua RT dan Ketua RW, menjalani perawatan di RS Hermina Jakabaring Palembang. Sementara Irfani alias Odon dirawat di RS Muhammadiyah Palembang.
Kuasa hukum korban, Titis Rachmawati SH MH, mengatakan ketiganya harus menjalani operasi akibat luka yang diderita. Tindakan medis dilakukan karena perdarahan yang dialami para korban tidak kunjung berhenti.
“Semua menjalani operasi, sebab darah tidak mau berhenti keluar sehingga terpaksa dilakukan tindakan operasi,” ujar Titis.
Meski kondisi korban mulai membaik, pihak keluarga masih diliputi kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya penyerangan susulan. Kekhawatiran itu muncul karena, menurut Titis, hingga kini belum ada pihak yang diamankan kepolisian terkait peristiwa tersebut.
Ia mengatakan warga sekitar sudah mulai beraktivitas seperti biasa. Namun, keluarga korban masih mengalami trauma, sementara ketiga korban masih menjalani proses pemulihan.
“Warga sudah mulai beraktivitas seperti biasa, tapi bagi keluarga mereka masih trauma. Kami berharap kepolisian melakukan penjagaan di lokasi agar jangan sampai ada peristiwa susulan,” katanya.
Titis juga menyampaikan apresiasi atas perhatian aparat penegak hukum terhadap peristiwa penyerangan di kawasan Pertahanan Ujung tersebut.
Ia menyebut salah seorang warga setempat mengaku telah didatangi petugas yang disebut berasal dari Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menggali informasi sekaligus melakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.
“Ada warga yang diwawancarai sama BIN, menanyakan apakah aparat kepolisian telah melakukan proses hukum terkait kejadian tersebut,” ucapnya.
Pihak korban berharap kepolisian segera mengusut kasus penyerangan tersebut, mengungkap pihak-pihak yang terlibat, serta meningkatkan pengamanan di lokasi guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.
(**)







