Kakanwil Kemenkum Sumsel Tekankan Integritas Perancang dalam Pembentukan Regulasi

Writer: - Senin, 26 Oktober 2026
Kakanwil Kemenkum Sumsel Budi Argap Situngkir bersama tim perancang peraturan perundang-undangan mengikuti pengarahan Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan secara virtual, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan sinergi dalam menghasilkan regulasi daerah yang berkualitas. (Foto: Kemenkum Sumsel)

Palembang, Sumselupdate.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Budi Argap Situngkir, menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme perancang peraturan perundang-undangan dalam mengawal pembentukan regulasi yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Budi saat bersama tim perancang peraturan perundang-undangan Kanwil Kemenkum Sumsel mengikuti pengarahan Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum secara virtual, Senin (26/10/2026).

Read More

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Dhahana Putra, menekankan bahwa pembentukan regulasi membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat. Proses tersebut tidak sekadar menjalankan prosedur administratif, tetapi juga memerlukan komunikasi yang efektif antarpemangku kepentingan.

Dhahana mengingatkan para perancang agar mengedepankan semangat melayani dalam menjalankan tugas. Dengan demikian, peraturan yang disusun diharapkan memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Ia juga meminta seluruh jajaran menjaga nama baik institusi serta terus meningkatkan kompetensi profesional. Salah satu upaya pengembangan kapasitas tersebut dilakukan melalui rangkaian webinar pembinaan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan dan telah memasuki episode ke-18.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Direktur Fasilitasi Perancangan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah dan Pembinaan Perancang Peraturan Perundang-undangan (FPPD&P4), Widyastuti.

Dalam pemaparannya, Widyastuti membahas kode etik dan pedoman perilaku profesi perancang peraturan perundang-undangan. Ia juga menyampaikan arahan terkait optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi perancang, khususnya dalam mendukung pembentukan regulasi di daerah.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Budi Argap Situngkir menyatakan komitmen Kanwil Kemenkum Sumsel untuk memperkuat profesionalisme dan integritas seluruh tim perancang.

Menurutnya, perancang peraturan perundang-undangan memiliki peran penting dalam memastikan regulasi yang dihasilkan memenuhi ketentuan hukum serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Tim perancang di lingkungan Kanwil Kemenkum Sumsel siap terus meningkatkan profesionalitas, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dan memegang teguh integritas demi melahirkan produk hukum daerah yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Budi.

Melalui pengarahan tersebut, Kanwil Kemenkum Sumsel diharapkan semakin memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta meningkatkan kualitas pendampingan dalam proses pembentukan peraturan daerah.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk mewujudkan regulasi yang tertib, selaras dengan peraturan perundang-undangan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts