Direktur IPB Training Tekankan Bibit Unggul untuk Dongkrak Produktivitas Sawit Pekebun OKU

Writer: - Selasa, 29 September 2026
Direktur IPB Training Muhammad Sigit Susanto saat memberikan materi kepada pekebun asal Kabupaten OKU dalam Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit di Hotel Beston Palembang, Selasa (29/9/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Pemilihan bibit unggul dan bersertifikat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat.

Hal tersebut disampaikan Direktur IPB Training Muhammad Sigit Susanto, M.M., CPC, saat memberikan materi dalam Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit bagi 176 pekebun asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Read More

Pelatihan yang diikuti pekebun Angkatan 30 hingga 35 tersebut berlangsung di Hotel Beston, Palembang, mulai 29 September hingga 4 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Direktorat Jenderal Perkebunan, dan IPB Training.

Sigit mengatakan, pekebun perlu memahami teknik budidaya kelapa sawit secara menyeluruh, mulai dari persiapan dan pengolahan lahan, pemilihan bibit, pemeliharaan tanaman hingga proses panen.

Menurutnya, penggunaan bibit yang memiliki asal-usul jelas dan telah tersertifikasi penting untuk mendukung produktivitas kebun.

“Petani mestinya memilih bibit yang tersertifikasi. Bibit unggul produktivitasnya sudah diteliti di laboratorium dan dibuktikan di lapangan,” ujar Sigit.

Ia menjelaskan, penggunaan bibit yang tidak jelas asal-usulnya dapat meningkatkan risiko tanaman terserang hama dan penyakit serta berpotensi menghasilkan produksi yang tidak optimal.

Karena itu, penggunaan benih bersertifikat dinilai sebagai salah satu investasi penting bagi pekebun untuk menjaga produktivitas kebun dalam jangka panjang.

“Kalau panennya lebih baik, kualitas hasilnya lebih baik. Secara tidak langsung kesejahteraan petani juga bisa meningkat,” katanya.

Selain produktivitas, Sigit menekankan pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan perkebunan sawit. Dengan demikian, kebun diharapkan tidak hanya memberikan hasil dalam jangka pendek, tetapi tetap menjadi sumber pendapatan bagi pekebun dalam jangka panjang.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten OKU Ir. Hendri Eka Putra, S.P., M.Si., IPM, mengatakan pelatihan bagi pekebun telah dilaksanakan dalam tiga gelombang, yakni pada awal Agustus, akhir Agustus dan akhir September 2026.

Secara keseluruhan, jumlah pekebun yang telah mengikuti rangkaian pelatihan tersebut mencapai 451 orang.

“Harapannya dengan dibekali ilmu, budidayanya lebih bagus, penanganan hasilnya lebih bagus, dan yang pasti produktivitasnya meningkat,” ujar Hendri.

Kabupaten OKU sendiri memiliki sekitar 72,9 ribu hektare perkebunan kelapa sawit yang sebagian besar dikelola oleh perkebunan rakyat.

Hendri mengatakan, kondisi harga kelapa sawit yang saat ini relatif baik turut mendorong sebagian pekebun karet beralih ke komoditas kelapa sawit.

Kondisi tersebut sekaligus menjadi peluang bagi pekebun untuk meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknik budidaya yang tepat.

Dalam pelatihan tersebut, pekebun juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya memilih benih dari sumber yang telah tersertifikasi, termasuk sumber benih yang tersedia di Sembawa, Sumatera Selatan.

Peningkatan pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu pekebun menghasilkan tanaman yang lebih produktif sekaligus mendukung keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten OKU.

Dalam kegiatan tersebut, produktivitas kebun disebut dapat mencapai sekitar 2 ton per hektare per bulan dengan penerapan budidaya yang baik.

Melalui dukungan program pelatihan dari BPDP bersama Direktorat Jenderal Perkebunan dan IPB Training, para pekebun diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh di lapangan sehingga produktivitas dan kualitas hasil perkebunan kelapa sawit rakyat di OKU semakin meningkat.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts