Moskow, Sumselupdate.com – Dua anak tewas dan tujuh anak lainnya mengalami luka-luka setelah puing-puing drone yang diduga berasal dari serangan Ukraina jatuh di sebuah pusat anak-anak swasta di Kota Krasnodar, Rusia barat daya.
Gubernur Krai Krasnodar Veniamin Kondratyev mengatakan serangan tersebut terjadi pada malam hari, Senin (24/8/2026). Selain menimbulkan korban jiwa, serangan juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan.
“Puing-puing drone jatuh di sebuah fasilitas pusat anak-anak swasta di Krasnodar. Sayangnya, dua anak meninggal dunia. Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga mereka,” kata Kondratyev melalui platform media sosial Max.
Menurut Kondratyev, tujuh anak lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis. Dua orang dewasa juga dilaporkan menjalani perawatan di rumah sakit kota.
Serangan tersebut turut merusak sejumlah bangunan tempat tinggal, sebuah blok apartemen yang masih dalam tahap pembangunan, serta fasilitas pergudangan.
Sementara itu, perusahaan e-commerce terbesar Rusia, Ozon, mengonfirmasi bahwa pusat logistiknya di Krasnodar juga terdampak serangan pada Minggu (23/8) malam waktu setempat.
Ozon menyatakan seluruh karyawan di fasilitas tersebut telah dievakuasi. Sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan dari pihak perusahaan.
Operasional penerimaan barang di gudang tersebut juga untuk sementara dihentikan.
Serangan terhadap fasilitas Ozon di Krasnodar menjadi insiden ketiga yang dialami perusahaan tersebut sepanjang tahun ini.
Sebelumnya, serangan terjadi di gudang Ozon yang berada di Samara pada Sabtu (22/8), kemudian fasilitas lainnya di Orenburg juga dilaporkan terkena serangan pada Minggu.
Dalam perkembangan sebelumnya, serangan drone Ukraina dilaporkan lebih banyak menyasar fasilitas yang dioperasikan oleh Wildberries, salah satu perusahaan marketplace besar lainnya di Rusia.
Pihak Ukraina belum memberikan keterangan mengenai laporan serangan tersebut.
(**)











