Palembang, Sumselupdate.com – Pimpinan dan anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Gubernur Sumsel H. Herman Deru serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyimak Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo yang disampaikan dari Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026), disaksikan secara virtual dari Gedung DPRD Sumsel, Palembang.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, SE, MM, didampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel Raden Gempita, SH, Nopianto, S.Sos, MM, dan Ilyas Panji Alam, SE, SH, MM, MH.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta. Sidang kemudian dilanjutkan dengan pidato pengantar Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.
Dalam pidatonya, kedua pimpinan lembaga negara tersebut menekankan pentingnya memperkuat persatuan nasional dan menjaga persaudaraan di tengah perbedaan politik.
Pesan persatuan dan persaudaraan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI.
Penguatan peran daerah juga menjadi perhatian, terutama sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sementara itu, Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraannya kembali menegaskan komitmennya terhadap sumpah jabatan yang diucapkan pada 20 Oktober 2024.
Komitmen tersebut, kata Presiden, diwujudkan melalui kepemimpinan yang tulus dan jujur dengan menempatkan kepentingan seluruh rakyat Indonesia sebagai prioritas utama.
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo juga menjadi momentum untuk menyampaikan arah pembangunan nasional sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan dan mengutamakan kepentingan rakyat di tengah berbagai perbedaan.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, serta sejumlah mantan wakil presiden, yakni Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin.
Hadir pula para menteri dan pejabat tinggi negara Kabinet Merah Putih, duta besar negara sahabat, ketua umum partai politik, serta tamu undangan lainnya.
Delapan tamu khusus dari kalangan masyarakat penerima manfaat program strategis pemerintah juga turut hadir dalam agenda kenegaraan tersebut.
Momentum Pidato Kenegaraan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkuat persaudaraan dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
(**)











