Pulang Mengajar, Ibu Temukan Mahasiswa di Palembang Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

Writer: - Selasa, 11 Agustus 2026
Petugas kepolisian melakukan identifikasi dan pemeriksaan di lokasi seorang mahasiswa ditemukan meninggal dunia di kawasan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Seorang mahasiswa Universitas Tridinanti Palembang berinisial Rn (22) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Senin (10/8/2026).

Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, LA, yang baru pulang setelah mengajar. Saat tiba di rumah, sang ibu mendapati anaknya dalam kondisi tidak bernyawa di dekat pintu kamar.

Read More

Kaget melihat kondisi anaknya, LA langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut kemudian didengar oleh tetangga yang segera datang ke rumah korban.

Ibu korban bersama tetangganya kemudian mengevakuasi korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Talang Kelapa.

“Saya mendengar teriakan. Langsung keluar rumah, kemudian melihat korban sudah dalam kondisi seperti itu. Bersama ibunya, korban kemudian kami turunkan dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT dan Bhabinkamtibmas,” ujar tetangga korban.

Mendapat laporan tersebut, personel piket fungsi Polsek Sukarami langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi dan mengevakuasi korban.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Alek Andriyan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, korban merupakan seorang mahasiswa laki-laki berusia 22 tahun.

“Benar, ada seorang mahasiswa laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya,” ungkap Kompol Alek, Selasa (11/8/2026) pagi.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga, kata Alek, juga telah membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Lebih lanjut, berdasarkan keterangan ibu korban, polisi memperoleh informasi bahwa beberapa hari sebelum kejadian korban sempat bercerita mengenai persoalan yang dihadapinya dalam perkuliahan.

“Beberapa hari sebelumnya korban sempat bercerita mengenai ujian, tugas atau skripsi yang harus diulang atau menjalani HER di kampusnya,” jelasnya.

Polisi masih mendalami keterangan saksi dan fakta yang ditemukan di lokasi untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Peristiwa tersebut menjadi duka bagi keluarga korban. Polisi mengimbau masyarakat yang menghadapi persoalan berat agar tidak memendam masalah seorang diri dan segera mencari dukungan dari keluarga, orang terdekat maupun tenaga profesional.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts