Pamit Shalat Isya’, Anak Panti Asuhan Ditemukan Tak Bernyawa di Waduk Buyut Kemuning

Writer: - Jumat, 24 Juli 2026
Mayat Ade Saputra, korban tenggelam di waduk Buyut Kemuning, saat dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, Jumat (24/7/2026). (Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Warga Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning Palembang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat anak laki-laki di Waduk Buyut, Kecamatan Kemuning Palembang, pada Jumat (24/7/2026), sekitar pukul 14.00 WIB.

Diketahui mayat tersebut bernama Ade Saputra (10), warga Panti Asuhan Al yasir Rizki, di Jalan Basuki Rahmat Lorong Zuriah, tepatnya di belakang Hotel Aston, Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning Palembang.

Read More

Informasi  yang dihimpun, awal mulanya pada Kamis 23 Juli 2026 sekitar pukul 19.20 WIB, korban berpamitan kepada saksi inisial DR (pengurus panti) untuk melaksanakan solat Isyak di Masjid Al Burhan.

Lalu sekitar pukul 21.30 WIB, karena korban belum pulang, DR mencari keberadaan korban di Masjid Al Burhan, namun tidak di temukan. Dan pada Jumat 24 Juli 2026, sekitar pukul 13.15 WIB, DR diberitahu saksi HM bahwa telah ditemukan jenazah anak laki-laki di waduk buyut yang diduga adalah korban Ade Saputra.

“Tadi saya diberitahu oleh saksi HM bahwa ada penemuan mayat anak laki-laki. Saya langsung ke waduk itu, dan memang benar mayat itu mayat Ade Saputra, anak panti kami,” tukasnya.

Baca juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Musi Palembang, Polisi Cari Keluarga Korban

Sementara Pamapta Piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Hendra Yuswoyo, membenarkan adanya penemuan mayat anak laki-laki yang merupakan anak panti.

“Ketika kita mendapati laporan kita langsung mendatangi TKP, mengangkat jenazah lalu memeriksa saksi-saksi dan melakukan olah TKP,” ungkap Hendra.

Baca juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sungai Musi Tangga Takat

Setelah diangkat dari waduk, lanjut Ipda Hendra Yuswoyo, pihak panti mewakili keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. “Kemudian terhadap jenazah korban diserahkan kepada keluarga korban, untuk dimakamkan,” tutupnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts