Palembang, Sumselupdate.com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, menggelar kegiatan Coffee Morning bersama media dan karyawan serta pejabat Imigrasi Kelas I TPI Palembang, pada Jumat (26/6/2026) pagi.
Kegiatan diawali dengan jalan sehat dengan mengelilingi halaman Imigrasi Kelas I TPI Palembang, kemudian melaksanakan senam bersama dengan penuh semangat dan energik yang dipimpin langsung Kepala Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Khairil Mirza.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara insan pers dan jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang,” ucap Khairil Mirza, saat menyampaikan kata sambutannya di depan awak media dan karyawan dan pejabat Imigrasi.
Menurutnya, untuk pengawasan orang asing di Indonesia, tidak hanya pihak Imigrasi dan stakeholder terkait yang melakukan, bahkan seluruh lapisan elemen masyarakat bisa untuk melakukan hal tersebut.
“Bahkan teman-teman wartawan, juga bisa untuk melakukan pengawasan dan melaporkan ke Imigrasi jika ada hal yang mencurigakan terhadap orang asing. Namun, untuk penindakannya kembali kepada kami dari Imigrasi,” ungkapnya.
Baca juga : Filipina Izinkan Warga Asing Masuk Mulai Agustus, Ini Syaratnya
Tidak hanya menjadi ajang berolahraga dan berdiskusi santai bersama rekan-rekan media, kegiatan ini juga diisi dengan aksi berbagi kepada masyarakat pemohon pembuatan paspor.
“Selain berolahraga bersama dan coffee morning, kita di Jumat ini juga membagikan makanan kepada masyarakat yang berada di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang,” terangnya.
Diakui Khairil Mirza, pembagian makanan ini merupakan bentuk kepedulian Imigrasi Kelas I TPI Palembang kepada masyarakat, khususnya para pemohon paspor yang telah datang sejak pagi hari untuk mengantri di unit pelayanan Imigrasi Kelas I TPI Palembang.
“Sejak pagi tadi telah banyak masyarakat datang ke kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang untuk melakukan permohonan pembuatan paspor, karena itu kami ingin berbagi dengan memberikan makanan kepada mereka sebagai bentuk perhatian dan pelayanan yang lebih humanis,” tegasnya.
Baca juga : Warga AS Tewas di Wuhan Akibat Corona, Kematian Warga Asing Pertama di China
Untuk pembuatan paspor sendiri setiap harinya mencapai 150 pemohon, apabila terjadi lonjakan permohonan, pihaknya siap menambah kuota sesuai kebutuhan masyarakat.
“Bila terdapat adanya peningkatan dalam permohonan pembuatan paspor, tentu akan kami tambah sesuai kebutuhan masyarakat. Biasanya lonjakan terjadi menjelang musim Haji, Lebaran, maupun musim Umrah seperti saat ini,” jelasnya.
Akan tetapi pembuatan paspor ada juga tujuan lain untuk berliburan, dan yang banyak menjadi pilihan masyarakat Sumsel untuk destinasi favorit seperti Malaysia dan Singapura.
“Saat ini memang yang paling banyak untuk keperluan Umrah. Namun, tujuan ke Malaysia dan Singapura juga cukup tinggi, apalagi sekarang sudah tersedia penerbangan langsung dari Palembang menuju Malaysia dan Singapura sehingga semakin memudahkan masyarakat,” tambahnya.
Masih kata Khairil Mirza, pihaknya juga memulai program pelayanan di luar kantor seperti mengikuti pameran di UKK Musi Banyuasin dan turut berpartisipasi dalam pameran bersama Bank Indonesia.
“Kegiatan yang dilakukan bersama Bank Indonesia ini tidak lain dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Palembang. Untuk pelayanan sendiri dibuka selama 4 hari, mulai Kamis hingga Minggu yang dimulai dari pukul 09.00 sampai 16.00 WIB. Untuk pelayanan pada kegiatan tersebut, pihak Imigrasi menyediakan kuota awal sebanyak 76 permohonan paspor, angka itu disesuaikan dengan usia Imigrasi Indonesia. Namun, apabila permintaan masyarakat meningkat, kuota tersebut juga akan ditambah dengan tetap menyesuaikan jam operasional pelayanan,” tukasnya. (**)











