Palembang, Sumselupdate.com – AIESEC in Universitas Sriwijaya (Unsri) sukses menggelar Impact Circle 11.0, sebuah seminar dan pameran yang bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) sekaligus mendorong pengembangan kapasitas diri melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif.
Mengusung tema ‘From Local Minds to Global Impact’, kegiatan yang berlangsung pada 14 Juni 2026 tersebut diikuti lebih dari 200 peserta dari berbagai kalangan.
Melalui rangkaian diskusi, pameran, dan aktivitas interaktif, peserta diajak memahami pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan perubahan positif, baik di lingkungan sekitar maupun dalam lingkup yang lebih luas.
Impact Circle 11.0 juga menjadi wadah kolaborasi bagi para peserta untuk bertemu dengan berbagai pihak yang memiliki visi serupa dalam mendukung pengembangan pemuda melalui pengalaman belajar yang bermakna.
Kehadiran sejumlah mitra dari berbagai latar belakang turut memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan dan memperoleh perspektif baru terkait berbagai isu yang relevan saat ini.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta adalah workshop penyeduhan teh yang diselenggarakan bersama Celoteh Tea House. Workshop tersebut dipandu langsung oleh Rizky dan Tiwi selaku pemilik Celoteh Tea House beserta tim.
Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai jenis teh, teknik penyeduhan yang tepat, serta proses tea blending untuk menghasilkan kombinasi rasa yang seimbang dan menarik.
Tidak hanya mendapatkan materi teori, peserta juga diberi kesempatan mempraktikkan secara langsung setiap tahapan penyeduhan dan peracikan teh.
Melalui pendampingan dari tim Celoteh Tea House, peserta mempelajari karakteristik berbagai jenis teh dan faktor-faktor yang memengaruhi kualitas seduhan, mulai dari suhu air, waktu penyeduhan, hingga komposisi campuran teh yang digunakan.
Workshop ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir berupa minuman yang disajikan, tetapi juga menekankan proses pembelajaran yang melibatkan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas.
Dengan pendekatan experiential learning, peserta memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui praktik dan eksplorasi.
Business Development Team Member AIESEC in Unsri, Risya, mengatakan kehadiran Celoteh Tea House memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi peserta.
“Kehadiran Celoteh Tea House memberikan pengalaman belajar yang unik bagi peserta karena mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dapat mempraktikkannya secara langsung,” ujarnya.
Keterlibatan Celoteh Tea House dalam kegiatan tersebut juga dinilai sejalan dengan implementasi SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education), melalui penyediaan ruang belajar yang interaktif dan aplikatif.
Sementara itu, Vice President of Business Development AIESEC in Unsri, Tsabitto, menilai kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan pelaku usaha lokal dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan bagi generasi muda.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pembelajaran dapat dikemas secara kreatif dan tetap memberikan dampak yang bermakna bagi generasi muda,” katanya.
Melalui kerja sama tersebut, AIESEC in Unsri berharap semakin banyak pihak dapat terlibat dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui kegiatan yang edukatif, interaktif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
(**)











