PTP Nonpetikemas Luluskan HiPo Batch II, Cetak SDM Pelabuhan Andal dan Kompetitif

Writer: - Kamis, 7 Mei 2026
Direksi dan peserta Program HiPo Batch II PT PTP Nonpetikemas berfoto bersama usai seremoni kelulusan di Pelindo Tower, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Jakarta, Sumselupdate.com – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyelesaian Program High Potential Employee (HiPo) Batch II.

Program pengembangan talenta tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kapabilitas layanan kepelabuhanan nonpetikemas yang kompetitif dan andal di tengah tantangan industri global.

Read More

Seremoni kelulusan HiPo Batch II digelar di Phinisi Function Hall, Pelindo Tower, Selasa (5/5/2026), sebagai puncak rangkaian program pengembangan yang telah berlangsung sejak Mei 2025. Program ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan HiPo Batch I yang mulai dijalankan pada 2023.

Program HiPo dirancang untuk memperkuat kompetensi karyawan pada tiga sektor utama, yakni General Cargo, Curah Kering, dan Curah Cair. Ketiga sektor tersebut menjadi tulang punggung operasional layanan pelabuhan multipurpose yang membutuhkan kemampuan teknis dan manajerial secara seimbang.

Perwakilan Direktur SDM dan Umum PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Basuki Soleh, mengatakan para peserta telah melalui proses pembelajaran yang menantang selama sembilan bulan.

“Perjalanan ini tidak mudah dan para peserta telah teruji. Pembelajaran selama sembilan bulan diharapkan dapat diterapkan di seluruh lini Pelindo Group dengan mengedepankan budaya kerja yang tangguh serta mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Penekanan terhadap budaya keselamatan kerja juga disampaikan Edi Priyanto. Menurutnya, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional terminal multipurpose yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“Tidak ada pencapaian yang berarti jika aspek keselamatan diabaikan. Lulusan HiPo diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi positif bagi perusahaan, masyarakat, dan negara,” katanya.

Direktur PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menambahkan bahwa dinamika persaingan usaha di tengah ketidakpastian global menuntut integritas dan sinergi yang kuat di lingkungan perusahaan.

“Program ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja berkelanjutan serta memperkuat fondasi organisasi dalam menghadapi tantangan industri,” jelasnya.

Sementara itu, Bambang Sakti menjelaskan bahwa HiPo disusun menggunakan pendekatan Individual Development Plan yang mencakup pengembangan kompetensi inti, teknis, hingga kompetensi pendukung.

Ia menyebutkan, perusahaan juga berhasil melakukan efisiensi durasi program dari 18 bulan pada batch sebelumnya menjadi sembilan bulan tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai unit kerja, mulai dari bidang Operasi, Perencanaan dan Pengendalian, HSSE, hingga spesialisasi penanganan muatan mengikuti program tersebut.

Metode pembelajaran yang diterapkan menggunakan skema 10-20-70, yakni kombinasi pelatihan formal, pembelajaran sosial, dan praktik langsung di lapangan.

Pada momen graduation, perusahaan juga memberikan penghargaan kepada peserta terbaik dalam kategori Top Talent dan Top Group berdasarkan penilaian kinerja, kompetensi, dan kontribusi selama mengikuti program.

Melalui Program HiPo, PTP Nonpetikemas terus memperkuat investasi jangka panjang dalam mencetak SDM yang adaptif, profesional, dan berdaya saing tinggi guna mendukung transformasi bisnis Pelindo Group serta peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts