Pagaralam, Sumselupdate.com – Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar Polres Pagaralam, Jumat (17/4/2026), menjadi ajang pengujian kesiapan aparat dalam menghadapi dinamika aksi massa dengan mengedepankan pendekatan humanis dan ketegasan terukur.
Sejak pukul 08.30 WIB, halaman Mapolres Pagaralam dipadati puluhan personel dari berbagai satuan, bagian, seksi hingga jajaran Polsek yang terlibat dalam simulasi terpadu menyerupai kondisi riil di lapangan.
Simulasi ini bukan sekadar latihan rutin, tetapi menjadi bentuk kesiapsiagaan aparat dalam mengantisipasi potensi kerawanan sosial, khususnya dalam menghadapi aksi penyampaian aspirasi yang dinamis.
Dalam skenario yang diperagakan, sekelompok massa datang menyampaikan aspirasi secara tertib, namun situasi perlahan memanas hingga terjadi eskalasi. Meski demikian, seluruh kondisi tetap terkendali berkat respons cepat dan terukur dari aparat.
Pendekatan humanis menjadi langkah awal penanganan. Tim negosiator yang dipimpin Rita Agustina bersama personel Polwan membangun komunikasi intensif dengan massa, sehingga emosi dapat diredam dan situasi tetap kondusif.
Selanjutnya, personel Dalmas membentuk formasi untuk mengatur pergerakan massa. Ketegangan meningkat saat massa mencoba menekan barikade, namun aparat tetap mengedepankan profesionalisme tanpa tindakan represif berlebihan.
Simulasi semakin dinamis saat memasuki tahap Dalmas lanjut. Personel dengan perlengkapan tameng, didukung unit Raimas, tim bermotor, serta tim tindak bergerak cepat untuk mengamankan oknum yang bersikap anarkis dalam skenario.
Bahkan, simulasi juga mencakup penanganan aksi bakar ban dengan pengerahan tim pemadam menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Kapolres Pagaralam Januar Kencana Setia Persada menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas di lapangan.
“Kami ingin memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya, mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penanganan aksi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Ops Ramsi didampingi Kasi Humas Mansyur menekankan pentingnya latihan berkelanjutan untuk menjaga kualitas pengamanan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh tahapan pengamanan dapat berjalan optimal dan profesional sehingga Polri semakin siap memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.
Simulasi ini menjadi bukti bahwa kesiapan aparat terus diasah, agar setiap potensi gejolak di Kota Pagaralam dapat dihadapi secara profesional, terukur, dan tetap mengedepankan keamanan bersama.
(**)











