Palembang, Sumselupdate.com — Seorang remaja laki-laki yakni bernama Deni (18), dilaporkan hilang tenggelam di sungai Keruk, jalan Mataram, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang, pada Senin(13/4/2026) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.
Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari Basarnas kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), serta masyarakat setempat, yang mendapati laporan adanya orang tenggelam langsung melakukan pencarian.
Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Selasa (14/4/2026) dini hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini berawal saat korban pulang dari tempat pangkas rambut dan hendak mandi di pinggir Sungai Keruk bersama tiga orang temannya. Lalu saat sedang mandi ditepi sungai, tiba-tiba korba terseret arus yang deras dan tenggelam.
Melihat korban terseret arus dan tenggelam, teman-teman korban berusaha menolong dengan menjangkau korban menggunakan sebatang kayu. Namun karena derasnya arus sungai, korban pun tidak berhasil diselamatkan.
Baca juga : Warga Tanjung Barangan Palembang Tewas Tenggelam Saat Mancing di Sungai Desa Burai
Kantor Basarnas Palembang, yang menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 20.00 WIB, langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Dalam proses pencarian, Basarnas bersama Tim SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet serta melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian guna menemukan korban.
Setelah dilakukan pencarian secara intensif, pada pukul 04.50 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di pinggir sungai dengan jarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian awal.
Baca juga : Nekat Berenang di Sungai, Bocah 9 Tahun di Pulokerto Gandus Palembang Tewas Tenggelam
Selanjutnya korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor Basarnas Palembang Raymond Konstantin membenarkan adanya peristiwa orang tenggelam di sungai Keruk, Kecamatan Kertapati Palembang.
“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang telah bekerja keras dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ungkap Raymond, pada Selasa (14/4/2026) siang.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan, khususnya di sungai yang arusnya dapat berubah secara tiba-tiba.
“Masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan dan menghindari mandi atau berenang di sungai yang memiliki arus deras, terlebih bagi yang tidak memiliki kemampuan berenang,” tukasnya. (**)











