Palembang, Sumselupdate.com – Pelaksanaan hari bebas kendaraan atau car free day (CFD) perdana di Kota Palembang pada Minggu (12/4/2026)pagi, justru memicu kemacetan parah di sejumlah ruas jalan utama pada akhir pekan.
Salah satu titik terparah kemacetan terjadi di Jalan Sultan M. Mansyur, Kelurahan Bukit Lama/32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, yang menjadi jalur penghubung vital antara kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir Palembang.
Pantauan Sumselupdate.com sejak pagi, arus kendaraan di kawasan tersebut terpantau padat merayap hingga nyaris tidak bergerak.
Antrean panjang kendaraan mengular akibat pengalihan arus lalu lintas yang diberlakukan selama kegiatan CFD berlangsung. Kondisi ini diperparah oleh tingginya volume kendaraan pada akhir pekan serta terbatasnya jalur alternatif di sekitar lokasi.
Sejumlah pengendara mengaku terjebak kemacetan hingga puluhan menit. Mereka menilai skema rekayasa lalu lintas masih perlu dievaluasi agar tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap mobilitas masyarakat.
“Perlu pengaturan yang lebih matang supaya tidak seperti ini setiap akhir pekan,” ujar salah satu pengendara di lokasi.
Menanggapi kondisi tersebut, pihak terkait menyebut pelaksanaan CFD masih berada pada tahap uji coba. Evaluasi akan dilakukan untuk penyempurnaan, terutama dalam hal pengaturan jalur dan sosialisasi kepada masyarakat.
Meski menuai keluhan, Pemerintah Kota Palembang tetap melanjutkan agenda ruang publik tersebut dengan rencana pelaksanaan Car Free Night (CFN) dan CFD lanjutan.
CFN dijadwalkan berlangsung di Jalan Kolonel Atmo pada Sabtu (11/4/2026) pukul 17.30–23.00 WIB. Sementara CFD akan digelar pada Minggu (12/4/2026) pukul 05.30–09.30 WIB di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari Jembatan Ampera hingga Simpang Flyover Jakabaring.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani, mengatakan kegiatan tersebut akan melibatkan puluhan komunitas seni serta ratusan pelaku UMKM.
“Sekitar 30 komunitas seni dan budaya serta kurang lebih 240 pelaku UMKM kuliner akan terlibat,” ujarnya.
Untuk mendukung pelaksanaan, pemerintah juga menyiapkan kantong parkir di sejumlah titik strategis seperti bekas Gedung Cineplex, Jalan KS Tubun, dan kawasan Monpera.
Sementara itu, Satlantas Polrestabes Palembang akan menurunkan personel gabungan bersama Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk mengatur rekayasa lalu lintas. Penutupan jalan akan dilakukan secara situasional dengan pengalihan arus ke sejumlah jalur alternatif.
Pemerintah Kota Palembang mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan selama kegiatan berlangsung serta tetap memanfaatkan CFD sebagai ruang olahraga dan aktivitas publik yang sehat.
(**)











