PALI, Sumselupdate.com – Nupariansyah (30) warga Desa Tempirai Timur Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa diterjang timah panas polisi karena mencoba melakukan perlawanan saat hendak diamankan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Penukal Utara.
Diamankannya Nupriansyah karena diduga telah melakukan tindak pidana pencurian motor dinas milik Asmadi Kepala Desa Tempirai Induk Kecamatan Penukal Utara yang pada saat itu sedang diparkirkan di kebun karet.
Penangkapan terhadap tersangka berlangsung, Kamis (13/10/2016) sekitar pukul 14.30 WIB, di salah satu kebun karet warga tidak jauh dari lokasi pencurian tersebut. Berawal saat saksi Aljabar memupuk kebun karetnya, dengan membawa sepeda motor dinas Yamaha Vega warna hitam bernopol BG 2172 PAZ milik Kades.
Mengetahui motor yang dibawanya sudah raib. Aljabar langsung menelpon sang kepala desa untuk melaporkan hal itu, yang kemudian diteruskan melapor ke Polsek Penukal Utara.
Petugas yang mendapatkan informasi tersebut, langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi pencurian. Benar saja. Ternyata petugas melihat tersangka sedang bersembunyi di semak-semak. Takut ditangkap, tersangka langsung melarikan diri sehingga terjadilah kejar-kejaran.
Sembari melepaskan tembakan ke udara hingga berkali-kali namun tak dihiraukanya. Bahkan, saat sudah dikepung pun, tersangka mencoba memberikan perlawanan dengan mencoba meraih senjata petugas. Hingga akhirnya, sebutir peluru polisi bersarang di betis kirinya yang membuatnya ambruk tak berkutik.
Di hadapan petugas, tersangka mengaku dirinya melakukan aksi tersebut lantaran terdesak masalah perekonomian keluarganya.
“Dengan menggunakan kunci letter T, aku rusak kontak motor itu. Lalu aku dorong hingga 100 meter kemudian menghidupinya.Untuk menghilangkan jejak, aku bersembunyi bersama motor itu,” akunya.
Sementara, Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan SIK melalui Kapolsek Penukal Utara Iptu Acep YS mengatakan, bahwa pihaknya terpaksa memberikan tindakan tegas kepada pelaku dengan cara menembak kakinya lantaran melakukan perlawanan dan mengancam keselamatan bagi anggota, serta mencoba merampas senjata petugas.
“Ini berkat kerjasama masyarakat dan kecepatan jajaran kita dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Kita berkomitmen, apabila pelaku aksi kejahatan saat ditangkap melakukan perlawanan apalagi mengancam keselamatan anggota, maka langkah tegas akan kita ambil,” terangnya.
Ditambahkan Acep, pelaku saat ini berada di sel tahanan Mapolsek Penukal Utara untuk di interogasi dan dilakukan pengembangan.
“Kita akan lakukan pengembangan terhadap tersangka ini, karena disinyalir korbannya bukan hanya satu. Dalam penangkapan tersangka diamankan juga Barang Bukti (BB) sepeda motor dinas plat merah milik Kades Tempirai,” uungkapnya. (adj)











