Pagaralam, Sumselupdate.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, anggota DPRD Sumatera Selatan, Alfrenzi Panggarbesi, bersama anggota DPRD Kota Pagaralam, M. Fathi Atalla Panggarbesi, menggelar pasar murah Ramadhan dengan menyediakan 10 ton gula pasir bersubsidi bagi masyarakat Kota Pagaralam.
Kegiatan pasar murah yang rutin digelar setiap tahun tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (14–15 Maret 2026). Lokasinya tersebar di sejumlah titik strategis di Kota Pagaralam, antara lain Terminal Nendagung, Simpang Padang Karet, Dusun Pagaralam, Simpang Manak, dan Sidorejo.
Dalam kegiatan tersebut, gula pasir dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Jika harga gula di pasaran saat ini berkisar Rp18.000 hingga Rp19.000 per kilogram, masyarakat dapat membelinya hanya dengan harga Rp14.000 per kilogram berkat subsidi sekitar Rp4.000 hingga Rp5.000 per kilogram.
Alfrenzi Panggarbesi mengatakan, pasar murah Ramadhan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya menjelang Idul Fitri ketika kebutuhan bahan pokok cenderung meningkat.
“Pasar murah ini kami gelar setiap tahun sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Menjelang Lebaran biasanya kebutuhan meningkat, termasuk gula. Karena itu kami mencoba membantu dengan menyediakan gula bersubsidi agar harganya lebih terjangkau,” ujarnya.
Sementara itu, Fathi Atalla Panggarbesi menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya, ketika pengeluaran rumah tangga biasanya meningkat.
“Kami berharap kegiatan pasar murah ini dapat sedikit membantu meringankan beban masyarakat yang umumnya pengeluarannya bertambah untuk memenuhi kebutuhan Lebaran,” katanya.
Ketua Panitia Pasar Murah Ramadhan, Yayan Darwansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif kader-kader Partai NasDem yang ingin memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui penjualan sembako dengan harga di bawah pasar.
Menurut Yayan, tingginya permintaan gula menjelang Idul Fitri menjadi salah satu alasan utama digelarnya pasar murah tersebut.
“Permintaan gula sangat tinggi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dengan pasar murah ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh gula dengan harga lebih terjangkau,” jelasnya.
Dengan total 10 ton gula yang disiapkan dan disebar di sejumlah titik, pasar murah Ramadhan ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga sekaligus membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang hari raya.
(**)











