Palembang, Sumselupdate.com – Aparat kepolisian mengungkapkan hasil olah TKP dari peristiwa perampokan diwarnai penodongan senjata api yang terjadi di Indomaret di Jalan Soekarno Hatta, dimana pelaku berhasil menggasak uang sebanyak Rp16 juta.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, (5/03/2026) sekitar pukul 22.54 WIB, saat gerai minimarket tersebut telah tutup operasional. Kasus ini telah dilaporkan secara resmi dan kini ditangani oleh penyidik Jatanras Polda Sumatera Selatan.
Dari hasil olah TKP, penyedik saat ini mengidentifikasi bahwa pelaku berjumlah dua orang. Pelaku disebut menyelinap masuk melalui pintu belakang.
Korban yang ditodong pertama kali adalah karyawan perempuan yang dimeja kasir berinisial SR.
“Pelaku memerintahkan korban untuk tetap diam dan tidak melakukan perlawanan, ucap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya.
Baca juga : Begini Cara Pelaku Utama Eksekusi Lansia Korban Pembunuhan dan Perampokan di Palembang
Sebab dibawah ancaman todongan senjata api hanya bisa pasrah saat pelaku menjarah uang di meja kasir.
Tidak berhenti di situ, pelaku juga memaksa korban karyawan pria menunjukkan lokasi brankas yang berada di lantai dua. Karena takut ditembak, korban dan saksi akhirnya menunjukkan lokasi tersebut. Kedua pelaku kemudian mengambil uang dari brankas.
Dimana keseluruhan uang berhasil dirampok kedua pelaku berjumlah 16 juta lebih.
”Pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX,” ucap Nandang.
Baca juga : Jasad Lansia Korban Perampokan dan Pembunuhan Ditemukan Membusuk di Perkebunan Sawit Banyuasin
Kabid Humas menyebut penyidik telah mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari dalam gerai Indomaret. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.
Saat ini tim penyidik terus melakukan identifikasi terhadap pelaku melalui rekaman CCTV serta keterangan saksi.
“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian,” tambahnya. (**)











