Palembang, Sumselupdate.com – Kemenangan Sriwijaya FC atas Persegres Gresik United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Kamis (13/10/2016) harus dibayar mahal.
Pasalnya, Naga Reno Cenopati (16) warga Jalan Radial, Rumah Susun, Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang meregang nyawa setelah terlibat bentrok sesama pendukung Sriwijaya FC.
Setelah sebelumnya korban sempat mendapat perawatan instensif di RS Bari, namun nyawanya tak tertolong dan ia menghembuskan nafas terakhir, Jumat (14/10) pukul 4.00 Wib.
KMS Saprido (15), salah satu rekan korban mengatakan, kejadian bermula ketika mereka sedang nongkrong di parkiran motor Tribun Utra bersama reka-rekannya dari kelompok Singa Mani sekitar 10 orang.
Kemudian, sekitar pukul 19.00 mereka diserang segerombolan suporter lain mengunakan batu dan kayu serta kawanan pelaku memukuli Reno hingga terkapar.
Sebelum akhirnya diselamatkan petugas yang sedang menjaga keamanan selama pertandingan Sriwijaya FC dan korban dilarikan ke Rumah Sakit Bari. “Suasana malam itu gelap dan kami sedang di bawah pohon, mereka sekitar 40 orang menyerang kami,” sebut dia.
Sementara itu, M Kadir, ayah korban mengatakan, dari awalnya dirinya tidak setuju bila korban bergabung dengan salah satu kelompok suporter Sriwijaya FC, karena sering terlibat tawuran. Serta sebelum kejadian, menurut Kadir, putra kedua dari tujuh bersaudara ini sempat pulang ke rumah untuk berganti pakaian.
“Saya pertama kali dikabari kakak angkat, katanya Reno kena musibah karena bentrok dengan suporter dan sedang di RS Bari. Ketika saya ke sana keadannya sudah kritis. Saya berharap pelakunya cepat ditangkap,” paparnya.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari keluarga korban dan saat ini petugas sedang melakukan penyelidikan serta memeriksa saksi-saksi. “Dugaan sementara korban meninggal akibat mengalami luka di kepala, telinga dan kuku sebelah kirinya lepas,” tandasnya (tra)











