Penjabat Presiden Venezuela Minta Rakyatnya Bersatu dan Menjaga Kedaulatan Negara

Writer: - Jumat, 16 Januari 2026
Delcy Rodriguez, penjabat presiden Venezuela, menghadiri sebuah konferensi pers di Caracas, Venezuela, pada 14 Januari 2026. (Xinhua/Ding Hongfa)

Caracas, Sumselupdate.com — Delcy Rodriguez, penjabat presiden Venezuela, pada Kamis (15/1) mengatakan pemerintahannya tidak takut melakukan diplomasi dengan Amerika Serikat (AS), menyusul serangan militer AS terhadap negara di Amerika Selatan tersebut dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya.

“Jangan takut dengan diplomasi,” kata Rodriguez saat menyampaikan pidato kenegaraan tahunan.

Sambil menyoroti “catatan historis” Washington dalam intervensi di Amerika Latin, dia menegaskan bahwa “kami tidak takut menghadapinya secara diplomatis melalui dialog politik, sebagaimana mestinya.”

Pemerintah (Venezuela) sedang merumuskan “kebijakan baru,” katanya, seraya meminta tiap-tiap korps diplomatik yang berkedudukan di Venezuela untuk menyampaikan situasi yang sebenarnya kepada pemerintah mereka masing-masing.

Rodriguez juga menyerukan persatuan di dalam negeri untuk menjaga kedaulatan dan integritas teritorial.

Baca juga : Sampaikan Pidato Akhir Tahun, Mahmoud Abbas: Berdirinya Negara Palestina Merdeka Adalah Kenyataan yang Tak Terelakkan

“Saya mengajak Anda, sebagai rakyat Venezuela, untuk menjaga perdamaian di Venezuela, menjaga ketenteraman tanah air, dan melakukannya dengan penuh martabat serta tanggung jawab historis,” ujar Rodriguez.

Rodriguez menambahkan jika dirinya diundang untuk datang ke Amerika Serikat sebagai penjabat presiden, “Saya akan melakukannya dengan berdiri tegak, berjalan, bukan merangkak.” (**)

Baca juga : Serangan di Tepi Barat, Pria Palestina Tewas Diberondong Tembakan

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts