Teheran, Sumselupdate.com – Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, menyerukan kepada rakyat Iran untuk menjaga persatuan nasional di tengah meningkatnya aksi unjuk rasa yang melanda sejumlah wilayah. Pernyataan tersebut disampaikan Khamenei pada Jumat (9/1/2026) melalui pidato kenegaraan yang disiarkan televisi nasional.
Dalam pidatonya, Khamenei menuding sebagian demonstran berupaya menyenangkan Amerika Serikat (AS). Ia menyebut para pengunjuk rasa merusak fasilitas publik demi kepentingan pihak asing.
“Mereka merusak jalanan milik mereka sendiri untuk menyenangkan presiden negara lain,” ujar Khamenei, merujuk pada Presiden AS Donald Trump.
Khamenei juga meminta para pemimpin Amerika Serikat untuk fokus menyelesaikan persoalan di dalam negeri mereka sendiri. Ia menegaskan Iran tidak akan mundur menghadapi pihak-pihak yang disebutnya sebagai penyabot.
“Iran tidak akan mundur. Para pemimpin yang arogan itu pada akhirnya akan digulingkan,” tuturnya.
Aksi unjuk rasa di Iran dipicu oleh anjloknya nilai tukar mata uang rial serta tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat di sejumlah kota sejak akhir bulan lalu. Hingga kini, gelombang protes tersebut belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Pemerintah Iran melaporkan sejumlah aksi demonstrasi diwarnai kerusuhan. Bahkan, bentrokan mematikan antara aparat kepolisian dan kelompok yang disebut pemerintah sebagai perusuh dilaporkan terjadi di beberapa lokasi.
Sejak Kamis (8/1), Iran juga mengalami pemadaman internet dalam skala besar. Gangguan tersebut berdampak signifikan terhadap komunikasi publik dan aktivitas media lokal.
Selain itu, sejumlah maskapai internasional dari berbagai negara, termasuk Turkiye dan Uni Emirat Arab, membatalkan penerbangan ke dan dari Iran akibat situasi keamanan yang belum kondusif.
(**)











